BOLASPORT.COM - Ko Itakura siap menjalankan tugas sebagai kapten Timnas Jepang di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Wataru Endo merupakan kapten utama bagi Samurai Biru.
Namun, dia mengalami cedera kaki parah yang memaksanya absen dari Piala Dunia 2026.
Setelah divonis cedera dan harus melewatkan turnamen terakbar dunia, gelandang Liverpool itu bahkan memutuskan pensiun dari tim nasional.
Dia menyudahi pengabdian bagi Samurai Biru setelah mengemas 73 caps dan 4 gol.
"Seperti yang telah diumumkan, saya akan mundur dari skuad Piala Dunia."
"Sejak cedera, saya telah melakukan segala yang mungkin hingga saat ini, jadi saya sama sekali tidak menyesal."
"Tentu saja ada rasa frustrasi karena tidak bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia ini, tetapi lebih dari itu, saya bangga dengan bagaimana kami telah tumbuh bersama sejak Piala Dunia Qatar."
"Saya sebagai kapten memimpin tim ini dan mengubah tujuan kami menjuarai Piala Dunia menjadi sesuatu yang bisa kami ucapkan dengan penuh keyakinan."
"Dengan perjalanan ini, saya akan pensiun dari tim nasional."
"Jadi mulai sekarang, saya akan mendukung tim nasional Jepang sebagai salah satu penggemar," tulis pria 33 tahun itu melalui akun medsos, Kamis (11/6/2026).
Bagi Jepang, hal ini menjadi pukulan tersendiri karena Piala Dunia sudah ada di depan mata.
Pelatih Hajime Moriyasu kemudian bergerak cepat dan menunjuk Ko Itakura sebagai kapten.
Bermodal 40 caps, dia juga salah satu pemain yang cukup berpengalaman di Timnas Jepang.
Itakura menjelaskan bahwa semua pemain tentu tidak mempersiapkan kondisi ini.
Kehilangan kapten jelang kompetisi penting akan berpengaruh kepada semua pemain.
Meski berat, dia harus menjalankan tugas ini dengan baik agar mereka bisa mendapatkan prestasi terbaik.
"Saat itu saya belum tahu tentang penarikan diri Wataru Endo, jadi tentu saja saya terkejut."
"Saya ingin menerimanya dengan penuh tanggung jawab dan tekad," kata Itakura dilansir BolaSport.com dari laman Soccer King.
Pemain asal Ajax Amsterdam ini melanjutkan, sosok Endo memiliki peran yang krusial di dalam tim.
Dia menyadari bahwa tim pelatih dihadapkan dengan kondisi yang tidak mudah saat ini dan harus mencari solusi.
"Sejak Piala Dunia sebelumnya berakhir, dia benar-benar telah memimpin tim hingga saat ini."
"Kehilangan kapten seperti dia di sini merupakan pukulan berat bagi tim."
"Menerima keputusan ini tentu saja bukanlah hal yang mudah," terangnya.
Selanjutnya, Itakura menegaskan bahwa mereka tidak memiliki waktu untuk bersedih.
Pasalnya, Belanda sudah menunggu pada Minggu (14/6/2026) mendatang pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.
Sesi latihan sejauh ini juga berjalan dengan baik dan semua pemain berambisi besar untuk melaju jauh di turnamen ini.
Apalagi, perjalanan mereka untuk sampai ke tahap ini butuh kerja keras dan kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik.
"Saat mendengarnya, tentu saja kami semua merasa terkejut dan sedih."
"Latihan hari ini berlangsung dengan konsentrasi yang sangat tinggi dan intensitas yang tinggi pula."
"Mengingat pertandingan melawan Belanda akan berlangsung tiga hari lagi, melihat latihan tadi, saya yakin tidak ada masalah sama sekali."
"Kami semua telah menjalani latihan dengan baik," tutupnya.