Usai Terpilih Lagi, Sentot Djamaluddin Ungkap Strategi PKB Kabupaten Kediri untuk Pemilu 2029
Ndaru Wijayanto June 12, 2026 11:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sentot Djamaluddin kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Kediri periode 2026–2031.

Penetapan tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan Ketua Umum PKB yang dibacakan Ketua DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, secara daring pada Kamis (11/6/2026).

Keputusan itu sekaligus menetapkan jajaran ketua DPC PKB se-Jawa Timur yang akan memimpin organisasi partai selama lima tahun ke depan.

Menanggapi kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya, Sentot mengaku bersyukur sekaligus menyadari amanah yang diemban tidaklah ringan.

Menurutnya, tantangan terbesar ke depan adalah meningkatkan kekuatan politik PKB di Kabupaten Kediri.

"Perasaannya senang, tetapi saya juga melihat bahwa amanah ini berat. Bagaimana nanti saya bisa membawa PKB menambah kursi di Kabupaten Kediri," kata Sentot saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Nakhoda Baru PKB Ponorogo, Pilih Fokus Perkuat Akar Rumput dan Bidik Suara Milenial-Gen Z

Menghadapi Pemilu 2029, Sentot mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi.

Salah satu fokus utama yang akan digarap adalah memperkuat basis pemilih pemula dan generasi Z yang jumlahnya diperkirakan semakin besar pada pesta demokrasi mendatang.

Menurutnya, PKB harus mulai beradaptasi dengan perubahan komposisi pemilih yang didominasi generasi muda.

Karena itu, regenerasi kepengurusan hingga penjaringan calon legislatif muda menjadi perhatian khusus.

"Mulai saat ini saya sudah berkoordinasi dengan beberapa teman. Bagaimana caleg-caleg muda bisa berkoordinasi dengan kita di PKB," katanya.

Tidak hanya di tingkat calon legislatif, Sentot juga ingin memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam struktur kepengurusan partai.

"Kita maksimalkan bagaimana pemilih generasi Z ini masuk ke kepengurusan, kemudian dikombinasikan dengan pengurus lama yang sudah banyak pengalaman," ungkapnya.

Selain generasi muda, keterlibatan perempuan juga tetap menjadi perhatian PKB Kabupaten Kediri.

Sentot menyebut keterwakilan perempuan selama ini sudah melampaui ketentuan minimal yang ditetapkan.

"Untuk kuota perempuan dari dulu lebih dari 30 persen," jelasnya.

Ke depan, keterlibatan perempuan tidak hanya dipertahankan dalam kepengurusan partai, tetapi juga akan diperkuat dalam proses penjaringan calon legislatif.

Sentot menegaskan, seluruh kader dan pengurus PKB harus semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya hadir saat momentum pemilu, melainkan harus aktif mendampingi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Partai ini harus ada di tengah masyarakat. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan kita. Apapun, kita ini wakilnya mereka, jadi harus terus turun ke lapangan," tegasnya.

Dalam bidang elektoral, Sentot juga memasang target kursi yang tinggi. Setelah pada Pemilu 2024 PKB Kabupaten Kediri berhasil meraih sembilan kursi DPRD, ia menargetkan peningkatan signifikan pada Pemilu 2029.

Menurutnya, hasil sembilan kursi pada periode sebelumnya sebenarnya belum sesuai harapan karena terdapat sejumlah daerah pemilihan yang mengalami penurunan perolehan kursi.

"Harusnya sudah 11 kursi. Dari pengalaman itu, maka kita akan bergerak lebih maksimal," ujarnya.

Bahkan, Sentot secara terbuka menargetkan PKB mampu meraih hingga 13 kursi DPRD Kabupaten Kediri pada Pemilu 2029 mendatang.

Target tersebut akan dicapai melalui penguatan struktur partai, kaderisasi generasi muda, peningkatan peran perempuan, serta memperluas kehadiran PKB di tengah masyarakat.

"Dari sembilan kursi, saya ingin ke depan bisa menjadi 13 kursi," pungkasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.