Harga Pertamax Naik, Jelang Hari Raya Galungan Pemkab Badung Bali Beri Bantuan Rp 2 Juta Per KK
Talitha Daren June 12, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyalurkan bantuan sosial hari raya kepada masyarakat Hindu menjelang perayaan Galungan dan Kuningan 2026.

Bantuan sebesar Rp2 juta diberikan kepada setiap kepala keluarga (KK) sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga daya beli warga.

Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan dan potensi kenaikan harga menjelang hari raya keagamaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Banjar Sekar Mukti, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kamis (11/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa kepada perwakilan penerima.

Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan dapat diterima oleh warga yang berhak dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan menjelang hari raya.

Adi Arnawa mengatakan program bantuan sosial keagamaan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Menurutnya, keberlanjutan program tersebut penting untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Kondisi ekonomi global yang masih bergejolak serta dinamika geopolitik dinilai turut memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok.

Karena itu, pemerintah daerah berupaya hadir melalui bantuan langsung guna meringankan beban pengeluaran masyarakat saat menyambut hari besar keagamaan.

Baca juga: Buntut Pertamax Naik, Tukang Sayur di Denpasar Bali Sampai Tak Jual Sayuran Mahal, Pemda Efisiensi

Bantu Daya Beli Masyarakat

"Dengan kondisi ekonomi saat ini, termasuk adanya kenaikan harga bahan bakar yang berimbas pada harga-harga di lapangan, program ini sangat relevan untuk membantu masyarakat mempertahankan daya belinya,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Sosial Gede Eka sudarwitha dan Sekda Badung I B Surya Suamba.

Selain bantuan tunai Rp2 juta per KK, Pemkab Badung juga menggandeng Perumda Pasar Mangu Giri Sedana dan BPD Bali untuk memberikan stimulus belanja berupa potongan harga senilai Rp50 ribu bagi masyarakat yang membeli kebutuhan upacara keagamaan di pasar yang telah ditentukan.

Mantan Sekda Badung itu mengaku kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata dalam meringankan beban masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Ini langkah yang sangat baik karena membantu masyarakat memenuhi kebutuhan upacara sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi," katanya.

Baca juga: ESDM Sebut Kenaikan Harga Pertamax Masih di Bawah Harga Pasar, Bandingkan dengan Luar Negeri

BANTUAN - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memberikan bantuan Rp2 Juta/Kk kepada warga di Banjar Sekar Mukti, Desa Pangsan, Kecamatan Petang pada Kamis 11 Juni 2026 (Tribun Trends/Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta)

Perputaran Ekonomi Daerah

Lebih lanjut, dijelaskan  program bantuan keuangan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi daerah.

Dengan daya beli yang tetap terjaga, aktivitas perdagangan dan pertumbuhan ekonomi diharapkan tetap bergerak positif.

"Kalau daya beli masyarakat ada, otomatis perekonomian akan bergerak. Itu salah satu tujuan utama program ini," tambahnya

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat saat menghadapi hari besar keagamaan sehingga masyarakat bisa lebih fokus menjalankan persembahyangan tanpa terbebani persoalan ekonomi.

Baca juga: Buntut Naiknya Harga Pertamax, Pembelian Pertalite Dibatasi Rp 50 Ribu? Pertamina: Tidak Ada Arahan

Perubahan Status Bansos

Lebih lanjut dijelaskan bantuan yang sebelumnya berstatus bantuan sosial (bansos) kini telah berubah menjadi bantuan keuangan kepada masyarakat. 

"Perubahan status tersebut memungkinkan pemerintah daerah lebih fleksibel dalam menggunakannya ketika terjadi kondisi darurat atau gejolak ekonomi yang memerlukan intervensi cepat," jelasnya

"Kalau terjadi keadaan luar biasa seperti pandemi, bencana, atau gejolak harga yang signifikan, bantuan ini bisa digunakan kapan saja sesuai kebutuhan masyarakat. Tidak harus menunggu hari raya," sambungnya.

Sesuai data untuk pada momen hari raya Galungan ini ada 82.420 KK di Badung yang mendapat bantuan tersebut di semua kecamatan.

Semua itu diantaranya di Kecamatan Petang 7.876 KK, Mengwi 24.166 KK, Kuta Utara 8.729 KK, Kuta Selatan 14.190 KK, Kuta 5.336 Kk dan Kecamatam Abiansemal 22.123 KK.

(TribunTrends/TribunBali.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.