Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sulastri (41) sempat membuat pengakuan pasca dirinya dibius oleh seorang lelaki hingga tidak sadarkan diri di Lapangan Sempur Kota Bogor semalam.
Sobur (31) salah seorang saksi dan juga penjual minuman dan kopi mengatakan, Sulastri dan cowo itu baru saling kenal.
Keduanya berkenalan melalui media sosial (medsos) Tiktok.
"Dia bilangnya kenal lewat Tiktok. Setelah chat di medsos langsung bertemu di Sempur," kata Sobur kepada TribunnewsBogor.com di lokasi.
Sulastri datang ke Sempur seorang diri dengan menggunakan angkutan kota (angkot).
Sedangkan cowo yang identitasnya belum diketahui datang menggunakan sepeda motor.
"Akhirnya mereka janjian di Sempur ini. Kayanya mereka muter-muter dulu pakai motor barur kesini," ujarnya.
Ia tidak mengetahui jika Sulastri dan cowo ini baru kenal.
"Kalau tau gitu saya usir langsung. Saya kira kan awalnya itu suami istri. Yasudah ya mungkin mau berkunjuny kali," ucapnya.
Diketahui sebelumnya, Seorang perempuan bernama Sulastri (41) asal Puncak Megamendung dibius hingga tidak sadarkan diri di Lapangan Sempur Kota Bogor semalam, Kamis (11/6/2026) sekira pukul 22.00 WIB.
Sulastri sempat dibawa ke RS PMI untuk mendapat pertolongan dokter.
Kepala Bidang Rehabsos pada Dinas Sosial Kota Bogor Coki Irsanza mengatakan, Sulastri dibius oleh seorang lelaki yang baru dikenal oleh Sulastri.
"Jadi, informasinya mereka janjian untuk bertemu di Lapangan Sempur," kata Coki Irsanza kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (12/6/2026).
Lelaki yang belum diketahui identitasnya ini memberikan minuman kepada Sulastri.
Usai diminum, sambung Coki, ia langsung tidak sadarkan diri.
"Lewat minuman. Obat biusnya ini dibubuhkan kesitu. Langsung lah diminum sama dia (Sulastri)," ujarnya.
Saat tidak sadarkan diri, barang berharga dari Sulastri digasak.
"Sementara untuk yang hilang itu handphone dengan uang 200 ribu. Lelaki itu langsung kabur," ucapnya.
Sulastri terus tak sadarkan diri sampai akhirnya ditemukan oleh Park Ranger Lapangan Sempur.
Park Ranger langsung menghubungi polisi dan Dinsos Kota Bogor.