Jakarta (ANTARA) - Sejumlah aparat keamanan dari Polri dan TNI tampak telah bersiap untuk mengawal aksi demo atau unjuk rasa mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat.
ANTARA melaporkan di lokasi pada Jumat, mereka juga tampak mempersiapkan sejumlah alat penghalau massa seperti tameng, dan juga kendaraan bermotor disiagakan di kawasan tersebut.
Saat ini, situasi di kawasan Bundaran HI masih tampak lengang dari aktivitas mahasiswa yang berencana menggelar aksi untuk rasa pada pukul 10.00 WIB.
Bahkan informasi di lokasi bahwa mahasiswa baru akan bergerak pada pukul 13.00 WIB, karena hingga berita ini ditulis tidak tampak satupun mahasiswa yang datang di kawasan Bundaran HI.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama unsur TNI mengerahkan sebanyak 4.151 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan aksi penyampaian pendapat oleh sejumlah elemen mahasiswa di Jakarta Pusat, pada Jumat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pengerahan personel tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan dengan aman dan tertib.
"Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," kata Budi.
Budi merinci, ribuan personel gabungan tersebut terdiri atas 3.651 personel unsur Polri dan didukung oleh 500 personel dari unsur TNI. Selain menyiagakan personel, pihak kepolisian juga telah memetakan sejumlah langkah antisipasi terhadap dinamika situasi di lapangan.





