Tiga pemuda viral melakukan aksi jahit mulut saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026).
Ketiganya adalah Dzaki Oktarian, Bondol dan Akbar Sumantri.
Aksi itu disebut sebagai simbol pembungkaman suara sipil oleh pihak militer.
Selain itu, aksi itu dinilai menggambarkan situasi Indonesia akhir-akhir ini.
Menurutnya rezim Presiden Prabowo saat ini sangatlah otoriter.
Koordinator Lapangan (Korlap) Joshua Sitorus menerangkan bahwa aksi tersebut dilakukan karena kecintaan dan kepeduliannya terhadap rakyat negeri ini.
Joshua merasa negeri ini bukan lagi berjalan sebagaimana semangat demokrasi yang seharusnya.
Ia mengaku saat ini sesak dengan kondisi yang terjadi pada negara demokrasi ini.
Dalam gelaran aksi itu, peserta aksi membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan sindiran kepada pemerintahan.
Massa aksi membakar ban di tengah teriknya matahari untuk membakar semangat para demonstran.
Diketahui aksi tersebut digelar di kawasan Tugu Adipura.