LOS ANGELES – Seluruh 26 pemain yang masuk dalam daftar skuad Tim Nasional Putra Amerika Serikat (USMNT) dipastikan siap tampil untuk pertandingan pembuka fase grup di Piala Dunia FIFA 2026.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih kepala Mauricio Pochettino dalam konferensi pers pra-pertandingan yang digelar di Stadion Los Angeles, tempat berlangsungnya laga perdana tim Amerika Serikat.
Pertanyaan terbesar menjelang hari pertandingan adalah mengenai kondisi Chris Richards. Bek tengah berusia 26 tahun itu sedang dalam proses pemulihan dari cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat membela klubnya, Crystal Palace, pada bulan Mei.
Pochettino memastikan pada Kamis saat konferensi pers bahwa Richards sudah siap untuk dimainkan pada laga besok, yang berarti sang pelatih kini memiliki seluruh pemainnya dalam kondisi siap tampil.
Tentu saja, apakah bek tengah tersebut akan masuk dalam susunan pemain utama Pochettino atau tidak masih menjadi tanda tanya – jawabannya baru akan diketahui sesaat sebelum pertandingan dimulai nanti.
“Kami akan memutuskan apakah dia akan menjadi starter atau turun dari bangku cadangan,” ujar Pochettino. “Kami mengapresiasi kerja keras tim medis dan tim performa kami; mereka telah bekerja sangat keras membantu Chris pulih… rasanya luar biasa memiliki seluruh 26 pemain siap untuk dipilih.”
Richards sendiri berbicara kepada media pada Rabu dari kamp pelatihan tim di Orange County. Setelah absen dalam dua laga uji coba perpisahan melawan Senegal dan Jerman, Richards menyatakan dirinya merasa fit dan siap untuk tampil di pertandingan berikutnya bersama USMNT.
“Saya sangat ingin bermain di laga pembuka ini,” kata Richards.
Kabar ini menjadi dorongan besar bagi tim Amerika Serikat yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah dan berambisi melangkah jauh di turnamen tahun ini. Penampilan baik dan tiga poin di laga perdana fase grup akan sangat membantu mewujudkan target tersebut.
Ketersediaan skuad lengkap juga akan menjadi keuntungan tersendiri ketika menghadapi gaya permainan fisik dari tim seperti Paraguay. Sebagai pelatih asal Argentina, Pochettino cukup mengenal karakter tim Amerika Selatan itu, yang disebutnya “seperti saudara.” Ia menyoroti mentalitas agresif dan gaya bermain khas Paraguay, serta kemenangan mereka atas dua raksasa Amerika Selatan, Brasil dan Argentina, sebagai alasan mengapa lawan ini tidak boleh diremehkan.
“Saya memperkirakan pertandingan besok akan sangat sulit,” ujar Pochettino.
Pertandingan antara Amerika Serikat dan Paraguay akan dimulai pada Jumat, 12 Juni, di Stadion Los Angeles pukul 18.00 waktu setempat (PT).