TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemkab Siak mengimbau seluruh pelajar dari tingkat SD hingga SMA sederajat untuk mengisi malam pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid dan musala. Imbauan tersebut disebarkan berdasarkan surat imbauan yang diterbitkan oleh Bupati Siak.
“Ya, karena kita mengharapkan malam pergantian tahun menjadi momentum memperkuat karakter religius sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran dan rumah ibadah,” ujar Bupati Siak Afni Z, Jumat (12/6/2026).
Ia mengatakan pergantian tahun dalam kalendar Hijriah adalah momentum untuk membangun kebiasaan baik di kalangan pelajar.
“Kami ingin mengajak seluruh pelajar untuk memakmurkan masjid dan musala dengan melaksanakan salat berjamaah, mengaji, serta mengikuti kegiatan keagamaan lainnya. Ini bagian dari upaya membentuk generasi Siak yang beriman, berakhlak mulia dan berprestasi,” kata Afni.
Menurut Afni, imbauan tersebut berlaku bagi seluruh pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA negeri maupun swasta di Kabupaten Siak. Imbauan untuk malam 1 Muharram 1448 Hijriah atau Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, para pelajar diminta melaksanakan salat Magrib berjamaah di masjid atau musala terdekat dari tempat tinggal masing-masing.
Setelah itu, mereka diminta mengikuti kegiatan Magrib Mengaji, membaca Al-Qur'an, Surah Yasin bersama, ataupun kegiatan keagamaan lain yang diselenggarakan pengurus masjid dan musala.
Baca juga: Tren Narkoba di Riau Bergeser ke Etomidate Untuk Pod Getar, Polisi Sebut Jaringan Malaysia
Baca juga: Kronologi Lengkap Pembegalan Sadis di Pelalawan Hingga 4 Pelaku Diringkus dan Didor Polisi
“Kami juga mengharapkan para pelajar mengikuti tausiyah yang disampaikan ustadz imam masjid, maupun tokoh agama setempat. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam,” ujar Afni.
Lebih lanjut, ia mengimbau para pelajar tetap berada di lingkungan masjid atau musala hingga waktu salat Isya. Para pelajar menunaikan salat Isya berjamaah sebelum kembali ke rumah.
Menurut Afni, keberhasilan gerakan tersebut membutuhkan dukungan orang tua.
Karena itu, Pemkab Siak meminta para orang tua dan wali untuk mendampingi serta mengawasi putra-putrinya selama mengikuti kegiatan agar berlangsung tertib, aman, dan khidmat.
“Peran orang tua sangat penting. Kami berharap mereka dapat mendampingi anak-anak sehingga kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal,” katanya.
Pemkab Siak mengusung tema “Semangat Tahun Baru Islam 1448 H, Wujudkan Generasi Islami melalui Gerakan Shalat Berjemaah di Mesjid dan Magrib Mengaji untuk Membentuk Pelajar Siak yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi.”
Afni berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Gerakan salat berjamaah dan mengaji di surau maupun masjid diharapkan dapat menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kami ingin melahirkan generasi Siak yang cinta Alquran, memiliki akhlak mulia, berilmu, dan kelak mampu menjadi penerus pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujar Afni. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)