Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan, hal ini dilakukan karena Bundaran HI bukan tempat untuk menyampaikan aspirasi.
“Memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran H I itu bukan merupakan tempat yang untuk menyampaikan aspirasi,” ujar Budi usai apel pengamanan aksi di Gedung DPR/MPR RI, Jumat. Karena ada kegiatan-kegiatan perekonomian, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya, sehingga kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati," lanjutnya.
Maka dari itu, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Metro Jaya mengarahkan massa aksi untuk berpindah ke depan Gedung DPR/MPR RI.
“Dan kami juga dari Direktorat Intelijen sudah berkomunikasi untuk mengalihkan titik tadi di Bundaran H I bisa di sekitar Patung Kuda ataupun di depan DPR/MPR, sehingga aspirasinya juga tersampaikan dengan baik dan ini juga dilindungi oleh undang-undang,” tutur Budi.
Sebanyak 6.088 personil gabungan akan disiagakan untuk memastikan aksi akan berjalan dengan lancar dan tertib.
Pengamanan dilakukan oleh 3.802 personil dari Polda Metro Jaya, 582 personil Polres Metro Jakarta Pusat, 1.000 personil Korbrimob, dan 500 personil TNI.
(*)