Kartu Merah Terbanyak dalam Satu Turnamen Piala Dunia
Hendra Wijaya June 12, 2026 03:30 PM

Rekor kartu merah dapat saja dipecahkan tahun ini di Piala Dunia 2026.

Wasit asal Brasil, Wilton Sampaio, mengeluarkan kartu merah kepada gelandang Afrika Selatan, Themba Zwane, dalam laga Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan.

Piala Dunia 2026 sudah mencatatkan tiga kartu merah pertama, dengan Yaya Sithole dan Themba Zwane dari Afrika Selatan serta Cesar Montes dari Meksiko semuanya diusir keluar lapangan pada laga pembuka.

Untuk menyamai rekor yang ada, sebanyak 26 pemain lagi harus menerima kartu merah dari sekarang hingga laga final berakhir, karena saat ini rekor tertinggi tercatat sebanyak 28 kartu merah.

Rekor tersebut dipegang oleh Piala Dunia 2006 di Jerman, yang terkenal dengan insiden tandukan kepala Zinedine Zidane kepada Marco Materazzi di final yang menghasilkan kartu merah terakhir di turnamen tersebut.

Di posisi kedua dengan 22 kartu merah ada Piala Dunia Prancis 1998, diikuti oleh turnamen Korea Selatan & Jepang 2002 serta Afrika Selatan 2010 dengan masing-masing 17 kartu merah. Sementara itu, di Qatar 2022 hanya ada empat kartu merah, yang artinya Piala Dunia 2026 sudah mencapai tiga perempat dari jumlah tersebut hanya dalam pertandingan pembuka.

Wayne Rooney juga diusir dari lapangan di Piala Dunia Jerman 2006.

Penerapan aturan baru dari FIFA membuat kemungkinan kartu merah muncul lebih sering di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara tahun ini. Di antaranya adalah sanksi otomatis berupa kartu merah bagi pemain yang menutupi mulut saat berdebat dengan lawan.

Aturan ini diberlakukan setelah insiden di Liga Champions ketika pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap bintang Real Madrid dan Brasil, Vinicius Jr.

Prestianni membantah tuduhan tersebut, tetapi akhirnya dijatuhi larangan bermain selama enam pertandingan — tiga di antaranya ditangguhkan selama dua tahun — setelah mengakui telah mengucapkan hinaan homofobik.

Meskipun aturan baru ini mungkin berpengaruh, faktor lain yang berpotensi meningkatkan jumlah kartu merah adalah jumlah pertandingan yang jauh lebih banyak pada edisi kali ini.

Piala Dunia 2026 akan menampilkan peningkatan jumlah pertandingan dari 64 menjadi 104, dengan jumlah peserta bertambah dari 32 menjadi 48 tim.

Di antara peserta, Brasil — negara tersukses dalam sejarah kompetisi ini — telah mengoleksi total 11 kartu merah di seluruh turnamen Piala Dunia yang mereka ikuti.

Argentina, tetangga mereka di Amerika Selatan, memiliki catatan disiplin terburuk kedua dengan 10 kartu merah, sementara Kamerun dan Uruguay masing-masing mencatatkan sembilan.

Laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan hampir menyamai pertandingan dengan jumlah kartu merah terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yaitu ‘Pertempuran Nuremberg’ antara Portugal dan Belanda, yang berakhir dengan empat pemain diusir keluar.

Dalam laga tersebut, Costinha dan Deco mendapat kartu merah untuk Portugal, sedangkan Khalid Boulahrouz dan Giovanni van Bronckhorst dikeluarkan dari lapangan untuk Belanda.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.