Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - SMAN 28 Bandung mulai menerima peserta didik baru untuk angkatan pertama pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Kepala SMAN 28 Bandung, Ai Sumiati, mengatakan, meski gedung sekolah masih dalam tahap pembangunan, kegiatan belajar mengajar dipastikan tetap berjalan dengan menempati sementara SMAN 23 Bandung.
Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah baru tersebut, kata dia, dipengaruhi kebutuhan SMA negeri di Kecamatan Arcamanik yang selama ini belum tersedia.
Baca juga: Sekolah Negeri di Jabar Belum Mampu Tampung Semua Siswa, Dedi Mulyadi Minta Maaf: Kesalahan Kami
"SPMB sudah dimulai dan alhamdulillah animo masyarakat sangat tinggi. Khususnya di Kecamatan Arcamanik karena selama ini belum ada SMA Negeri," ujar Ai, Kamis (12/6/2026).
Pada tahun pertama operasionalnya, SMAN 28 Bandung membuka enam rombongan belajar (rombel). Setiap rombel akan diisi 36 siswa sehingga total daya tampung mencapai 216 siswa.
"Tapi yang daftar atau berminat ke SMAN 28 ini sudah mencapai 600 orang," katanya.
Ai menjelaskan, seluruh siswa angkatan pertama akan mengikuti pembelajaran di lingkungan SMAN 23 Bandung selama satu semester, sambil menunggu pembangunan gedung sekolah selesai.
Menurutnya, secara administratif SMAN 28 Bandung sudah berdiri sendiri dan memiliki kepala sekolah serta manajemen tersendiri.
Status menginduk ke SMAN 23 Bandung, kata dia, hanya terkait penggunaan lokasi sementara untuk kegiatan belajar mengajar.
"Kami hanya menggunakan tempat di SMAN 23. Secara administrasi dan pengelolaan sekolah sudah terpisah sebagai SMAN 28 Bandung," katanya.
SMAN 28 Bandung menjadi sekolah negeri baru yang memulai operasional dengan angkatan perintis pada tahun ajaran 2026/2027.
Baca juga: Kuota Sekolah Negeri Terbatas, Minat Pendaftar SPMB di Padalarang Tetap Tinggi
Ai memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mendaftarkan anaknya ke SMAN 28 Bandung, karena sekolah tersebut telah memiliki Surat Keputusan (SK) pendirian dari Gubernur Jawa Barat.
Sekolah itu nantinya akan menempati gedung permanen yang berlokasi di Jalan Pacuan Kuda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
"SMA 28 Bandung sudah memiliki SK pendirian. Selama pembangunan berlangsung, pembelajaran dilakukan sementara di SMAN 23. Mudah-mudahan semester dua atau sekitar Januari nanti sudah bisa menempati gedung baru," katanya.
Ia menambahkan proses pembangunan saat ini tengah dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Karena itu, masyarakat diminta tidak meragukan keberadaan maupun keberlanjutan operasional SMAN 28 Bandung.
"Jangan khawatir karena SMA 28 Bandung sudah pasti dibangun dan akan memiliki gedung sendiri," katanya.