Fox Dikecam atas Liputan Piala Dunia 2026 Setelah Lewatkan Penampilan Shakira dan Aksi Saat Jeda Hidrasi
Dewi Rahayu June 12, 2026 05:16 PM

Penyiar asal Amerika Serikat, Fox, mendapat kecaman atas liputannya terhadap pertandingan pembuka Piala Dunia antara Meksiko dan Afrika Selatan setelah beberapa kali memotong siaran untuk menayangkan iklan, yang menyebabkan penonton melewatkan sejumlah momen pertandingan.

Siarkan televisi tersebut juga tidak menayangkan seluruh penampilan Shakira dalam upacara pembukaan sebelum laga dimulai, yang memicu kekecewaan di kalangan penonton.

Piala Dunia 2026 diselenggarakan bersama oleh tiga negara — Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat — dan FIFA telah merencanakan tiga upacara pembukaan yang berbeda menjelang pertandingan pertama masing-masing tuan rumah. Setiap upacara menampilkan pertunjukan yang berbeda untuk merayakan keunikan budaya negara yang bermain.

Pertandingan pembuka hari Kamis digelar di Stadion Azteca, Kota Meksiko, dengan Shakira dan Burna Boy sebagai penampil utama yang membawakan lagu berjudul ‘Dai Dai’. Namun, liputan Fox justru beralih menampilkan empat analisnya yang siaran dari stadion kosong di Los Angeles. Sementara itu, penyiar berbahasa Spanyol, Telemundo, menayangkan seluruh upacara pembukaan tersebut.

Fox memang menyiarkan beberapa bagian lain dari upacara pembukaan, termasuk prosesi pengibaran bendera dari 48 negara peserta turnamen, penampilan dari Andrea Bocelli dan EJAE, serta lagu kebangsaan Afrika Selatan dan Meksiko.

Kritik terhadap Fox tidak berhenti di situ, karena selama pertandingan berlangsung, siaran mereka kembali memotong ke tampilan iklan layar penuh saat dua jeda hidrasi wajib berdurasi tiga menit di setiap babak. Tiga hingga empat iklan ditayangkan selama setiap jeda tersebut, dan ketika siaran kembali, pertandingan sudah berjalan lagi sehingga penonton kehilangan sebagian aksi di lapangan.

Jeda hidrasi merupakan fitur baru di Piala Dunia kali ini, yang diterapkan setelah suhu panas ekstrem pada Piala Dunia Antarklub tahun lalu. Langkah ini diterapkan sebagai upaya menjaga keselamatan para pemain.

Namun, karena setiap pertandingan memiliki jeda waktu yang sudah ditetapkan di tiap babak, para penyiar melihat peluang untuk meningkatkan pendapatan dengan menayangkan iklan selama jeda tersebut.

Menurut laporan Sports Business Journal, Fox dikabarkan mengambil pendekatan hibrida terhadap jeda hidrasi, di mana mereka akan menayangkan iklan atau menampilkan analisis pertandingan.

Keputusan ini berbeda dengan pendekatan Telemundo maupun strategi penyiar asal Inggris, ITV, yang menayangkan upacara pembukaan secara penuh dan tetap menyiarkan momen jeda permainan tanpa iklan.

ITV sebenarnya memiliki opsi untuk menayangkan iklan selama jeda hidrasi, bahkan sempat melakukan uji coba iklan dalam gambar pada turnamen Six Nations tahun ini. Namun, mereka menegaskan sejak awal bahwa selama Piala Dunia, mereka tidak akan menayangkan iklan di waktu jeda.

Sebaliknya, ITV menayangkan momen para pemain minum dan menerima instruksi baru di pinggir lapangan, dengan komentator Jon Champion dan Ally McCoist membahas poin-poin penting dari pertandingan tersebut.

Dengan jeda hidrasi yang menjadi wajib sepanjang turnamen, tampaknya praktik penyiaran yang memanfaatkan waktu tersebut untuk menambahkan lebih banyak iklan akan terus berlanjut — sayangnya, hal ini justru merugikan pengalaman menonton para penggemar sepak bola.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.