Arema FC Buka Suara soal Masa Depan Rio Fahmi dan Hansamu Yama
Ndaru Wijayanto June 12, 2026 05:33 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC berupaya mempertahankan dua pemain pinjaman dari Persija Jakarta, yakni Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata, untuk menghadapi musim 2026-2027.

Kedua pemain tersebut bergabung dengan Arema FC pada paruh musim 2025-2026 dan tampil cukup konsisten hingga kompetisi berakhir. 

Kontrak peminjaman sudah habis, seiring dengan berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026.

Akan tetapi, manajemen Arema FC masih mencoba untuk mempertahankan Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata di tim.

Seiring dengan permainan keduanya yang tampil cukup konsisten saat masih berseragam Arema FC.
 
Namun, peluang dalam mempertahankan kedua pemain ini tidaklah sama. 

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa status kontrak masing-masing pemain menjadi faktor utama yang akan menentukan masa depan mereka di tim Singo Edan.

Hansamu Yama saat ini berada dalam posisi yang lebih memungkinkan untuk dipertahankan. 

Baca juga: Arema FC Ikhlas Lepas Dalberto seusai Negosiasi Alot: Permintaan Angkanya Melebihi Kemampuan Kita

Pasalnya, kontrak bek senior tersebut bersama Persija Jakarta telah berakhir pada 10 Juni 2026 kemarin.

Situasi berbeda dialami Rio Fahmi. Bek kanan berusia 24 tahun itu masih memiliki kontrak bersama Persija Jakarta hingga dua musim ke depan. 

Kondisi tersebut membuat langkah Arema FC untuk mempertahankannya menjadi lebih rumit.

"Hansamu Yama ini kalau gak salah kontraknya di Persija habis 10 Juni 2026 kemaein. Kalau Rio Fahmi masih dua musim lagi kontraknya di Persija. Tentu kami ingin mempertahankan mereka. Tapi kami harus melihat nanti deal apa enggak," katanya kepada Surya pada Jumat (12/6/2025).

Menurut Inal, tantangan terbesar justru ada pada proses negosiasi untuk Rio Fahmi karena statusnya yang masih menjadi aset Macan Kemayoran.

Baca juga: Polemik Pemakaian Logo Singa Bertindik Arema FC Masih Berlanjut, Aremania Harus Bersabar

"Yang berat ada di Rio Fahmi, karena dia masih terikat kontrak di Persija," tambahnya.

Menariknya, manajemen Arema FC tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis maupun kontrak dalam menentukan pemain yang akan dipertahankan.

Inal menegaskan, faktor kenyamanan dan kecintaan pemain terhadap klub juga menjadi pertimbangan penting.

Sebelum membuka pembicaraan lebih jauh, manajemen akan terlebih dahulu menanyakan komitmen pemain terhadap Arema FC.

"Tentu kami pasti tanya ke pemain dulu kalau ada yang mau kami pertahankan. Kamu cinta enggak di Arema, kamu nyaman gak di tim ini. Kalau kami ingin pemain itu bertahan tapi kalau hatinya enggak di sini ya susah," ungkapnya.

Ia menilai pemain inti yang menjadi tulang punggung tim harus memiliki keterikatan emosional dengan klub agar bisa memberikan performa maksimal sepanjang musim.

"Karena pemain utama di tim itu harus cinta dengan Arema. Kalau ingin mempertahankan Rio Fahmi dan Hansamu Yama ya jelas kami ingin keduanya," tegasnya.

Proses negoisasi pun saat ini sedang berjalan, seiring dengan persiapan Arema FC dalam menyusun skuad untuk menyambut musim 2026-2027 mendatang.

Saat ini, sudah ada 12 pemain Arema FC yang telah berpisah dari klub, termasuk tiga legiun asing seperti Dalberto, Lucas Frigeri dan Valdeci Moreira.

Arema FC sejauh ini juga masih belum memperkenalkan pemain baru, meskipun rumor bursa transfer yang ditunjukkan kepada tim berjuluk Singo Edan itu santer dikabarkan.

Seperti dua pemain pemain Persib Bandung Dewangga dan Robi Darwis yang cukup santer dikabarkan berseragam Arema FC untuk musim depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.