TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, H Jafri S Salim (49),meninggal dunia di Al Noor Specialist Hospital, Makkah, Arab Saudi, pada Kamis (11/6/2026) pukul 18.38 Waktu Arab Saudi.
Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 19 Embarkasi Batam dan KBIHU Ar-Raudhah tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dideritanya.
Berdasarkan laporan tim kesehatan haji, almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus sejak di tanah air.
Kondisi kesehatannya mulai menurun pada akhir Mei 2026 saat mengalami sesak napas, batuk, dan pembengkakan di seluruh tubuh.
Pada 31 Mei 2026, almarhum dirujuk dari Pos Kesehatan Sektor 3 Makkah ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium, USG, dan rontgen oleh dokter spesialis penyakit dalam, ditemukan adanya gangguan serius pada fungsi ginjal.
Dokter kemudian memutuskan merujuk almarhum ke Al Noor Specialist Hospital pada 1 Juni 2026 untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif, termasuk tindakan cuci darah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam di KKHI yang meliputi USG dan laboratorium, dokter spesialis menyimpulkan adanya masalah serius pada ginjal pasien, sehingga penanganan lebih lanjut harus segera dipindahkan ke Al Noor Specialist Hospital Makkah termasuk dilakukannya tindakan cuci darah,” kata dokter Fuji Ramadhani.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, kondisi kesehatan almarhum sempat mengalami pasang surut.
Keluhan batuk dan pembengkakan tubuh masih terus dirasakan hingga akhirnya tim medis melakukan tindakan hemodialisis atau cuci darah pada 7 Juni 2026.
Namun, kondisi almarhum terus memburuk.
Pada periode 8 hingga 10 Juni 2026, kesadarannya menurun secara signifikan sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU.
Setelah berbagai upaya medis dilakukan, dia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026) dengan diagnosis akhir Acute Kidney Failure atau gagal ginjal akut dan Pulmonary Oedema atau penumpukan cairan di paru-paru.
Sebelum kondisi kesehatannya menurun, almarhum diketahui sempat menunaikan ibadah umrah wajib sebanyak satu kali.
Jafri S Salim tercatat tiba di Tanah Suci pada 13 Mei 2026 bersama rombongan haji asal Jambi.
Atas wafatnya almarhum, segenap jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi turut menyampaikan belasungkawa mendalam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Aamiin Yaa Rabb,” ujar Wahyudi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
“Mari kita kirimkan doa terbaik untuk almarhum dan keluarganya. Al-Fatihah,” tutupnya. (Tribun Jambi/Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Promo Jamtos 12 Juni 2026, Ada Promo RotiO, A&W, HokBen dan Marugame
Baca juga: Jambi Top 7, 4 ASN Perempuan Pemkot Jambi di Mobil Ngobrol Gaji ke-13