Manchester United Siapkan Rencana Lini Tengah Baru Setelah Nottingham Forest Ungkap Harga Elliot Anderson
Hendra Wijaya June 12, 2026 06:34 PM

Manchester United tampaknya mulai menyesuaikan rencana mereka di lini tengah setelah mundur dari perburuan bintang Nottingham Forest, Elliot Anderson, karena harga yang terlalu tinggi. Menurut laporan TEAMtalk, United kini mengalihkan perhatian mereka ke gelandang RC Lens, Mamadou Sangare, yang muncul sebagai opsi lebih terjangkau untuk memperkuat skuad Erik ten Hag.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa United tengah bersiap mengajukan tawaran resmi, sementara pihak Lens diperkirakan akan meminta biaya transfer di kisaran €40 juta.

Meskipun jumlah tersebut masih tergolong besar, dibandingkan dengan angka yang disebut-sebut untuk Anderson, nominal itu dianggap jauh lebih realistis bagi United.

Anderson kini menjadi salah satu nama terpanas di sepak bola Inggris. The Guardian melaporkan bahwa Manchester City telah mengajukan beberapa tawaran besar yang ditolak, dengan Nottingham Forest bertahan pada nilai yang bisa melampaui rekor transfer tertinggi di Inggris.

Mengapa gelandang Lens ini bisa cocok untuk Manchester United?

Mamadou Sangare mungkin belum memiliki profil sebesar Anderson di Premier League, namun gaya permainannya sesuai dengan tipe pemain yang seharusnya dicari oleh United.

Pemain berusia 23 tahun itu dikenal muda, kuat secara fisik, memiliki kemampuan teknis yang baik, serta mulai menarik perhatian setelah tampil impresif di Ligue 1.

Menurut United In Focus, Setan Merah sedang mempersiapkan langkah konkret dengan perkiraan nilai transfer sekitar £33,5 juta.

Dari sudut pandang klub, langkah ini terasa lebih cerdas secara strategis. United selama ini dikenal kerap menghabiskan dana besar untuk nama-nama besar, namun pendekatan tersebut tidak selalu membuahkan hasil yang diharapkan.

Perekrutan Sangare akan menandai perubahan strategi — mengidentifikasi pemain muda dengan potensi besar sebelum nilainya melonjak di pasar transfer.

Namun demikian, United juga harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam persaingan harga yang berlebihan untuk pemain yang belum tentu bisa mereka dapatkan.

Memang ada risiko tersendiri, mengingat adaptasi dari kompetisi Prancis ke Inggris tidak selalu berjalan mulus. Meski begitu, jika United benar-benar serius dalam proses pembangunan ulang tim, langkah seperti ini bisa menjadi contoh ideal — perekrutan yang ambisius, terjangkau, dan berbasis pada potensi nyata, bukan sekadar reputasi besar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.