SURYAMALANG.COM, KABUPATEN BLITAR - Satu santriwati, M (9), dari Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, masih belum ditemukan hingga Jumat (12/6/2026).
Proses pencarian masih dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dibantu relawan dan nelayan.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan, ada sekitar 35 orang petugas gabungan yang diterjunkan untuk mencari korban di Pantai Pangi.
Petugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan penyisiran lewat darat untuk mencari korban di lokasi.
Penyisiran menggunakan perahu karet dilakukan radius 1 kilometer ke timur dan 1 kilometer ke barat dari titik pertama korban terseret ombak.
Baca juga: Ombak 2 Meter di Pantai Pangi Blitar Menyeret 3 Santri: 2 Korban Bisa Diselamatkan, 1 Korban Hilang
"Sampai sekarang satu korban terseret ombak di Pantai Pangi belum ditemukan. Petugas gabungan masih melakukan pencarian di lokasi," kata Muheni kepada SURYAMALANG.COM.
"Kami mohon doanya semoga korban segera ditemukan," pungkas Muheni.
Sebelumnya, tiga santri dari Kediri terseret ombak saat sedang mengikuti outing class, di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Kamis (11/6/2026).
Tiga santri yang terseret ombak, dua perempuan, yaitu, M (9) dan A (9) serta satu laki-laki, yakni AZ (11).
Dua santri, AZ dan A berhasil diselamatkan, sedang satu santri lagi, M sampai sekarang masih proses pencarian.
Baca juga: Gadis Belia di Blitar Dijadikan Umpan untuk Kencan di Gubuk, Aksi Perampasan Dibongkar Polisi