Nilai TKA SD dan SMP Kulon Progo Tembus 10 Besar Nasional, Pelajar Berprestasi Terima Apresiasi
Yoseph Hary W June 12, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kabupaten Kulon Progo berhasil menembus 10 besar nasional untuk nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelajar yang berprestasi pun mendapatkan apresiasi.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan prestasi itu diraih berdasarkan hasil dari TKA yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Hasil TKA jenjang SD meraih peringkat 6 secara nasional, sedangkan hasil TKA jenjang SMP meraih peringkat 8 secara nasional," kata Nur ditemui di kantornya pada Jumat (12/06/2026).

Nilai 100 untuk 2 mapel

Adapun nilai TKA tertinggi diraih oleh seorang pelajar di SD Negeri Brosot di Kapanewon Galur. Pelajar itu berhasil meraih nilai 100 untuk 2 mata pelajaran yang diujikan dalam TKA, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.

Nur menilai prestasi itu tak lepas dari kesiapan para pelajar hingga sekolah. Meski TKA baru dilaksanakan tahun ini, sebelumnya pelajar di Kulon Progo sudah pernah mengikuti ASPD (Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah) yang hanya dilaksanakan di wilayah DIY.

"Jadi para pelajar kami sudah cukup familiar dengan TKA dan sudah siap menghadapinya," ujarnya.

Nur mengatakan pihaknya menyiapkan hadiah bagi pelajar yang berhasil meraih prestasi dalam pelaksanaan TKA. Apresiasi diberikan sebagai motivasi bagi para pelajar.

Intensifkan persiapan

Ia mengatakan prestasi tersebut akan menjadi pemacu bagi sekolah di Kulon Progo. Salah satunya mengintensifkan pelatihan soal-soal bagi para pelajar untuk menghadapi TKA berikutnya.

"Sebab nilai TKA juga dijadikan indikator untuk naik ke jenjang berikutnya," jelas Nur.

Sekretaris Disdikpora Kulon Progo, Nur Hadiyanto menjelaskan apresiasi diberikan bagi pelajar jenjang SMP. Apresiasi diberikan pada pelajar dengan nilai terbaik pertama, kedua, dan ketiga.

Pelajar dengan nilai terbaik pertama akan mendapatkan hadiah berupa satu unit laptop, sedangkan pelajar terbaik kedua akan mendapat hadiah berupa sepeda. Bagi pelajar terbaik ketiga akan menerima hadiah berupa perlengkapan sekolah

"Program hadiah ini bukan sekadar stimulus sesaat, melainkan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang kompetitif dan bermutu," papar Nur Hadi beberapa waktu lalu.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.