Laporan wartawan TribunGayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Arus lalulintas dari Blangkejeren menuju Terangun menghubungkan Babahrot Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya), sudah mulai lancar, mulai Jumat (12/6/2026).
Jalan lintas kabupaten itu jalur lewat Simpang Ketukah.
Jalan tersebut sempat lumpuh total akibat diterjang banjir dan tanah longsor di beberapa lokasi terpisah.
Yakni mulai dari Simpang Ketukah Kecamatan Blangjerango hingga Simpang Pasir Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues.
Saat ini arus lalu lintas tersebut mulai lancar dan normal kembali, pasca tujuh bulan berlalu setelah terjadi bencana hidrometeorologi.
Bahkan arus lalu lintas Blangkejeren menuju Terangun menghubungkan Babahrot sebelumnya dialihkan melalui jalan penghubung antara desa dari Akul menuju Atu Bale.
"Alhamdulillah, kini sudah lancar kembali jalan tersebut," kata Iskandar warga Tripe Jaya kepada TribunGayo.com, Jumat (12/6/2026).
Diakuinya, meksipun arus lalu lintas mulai lancar dan normal, namun dikhawatirkan masih rawan terjadi tanah longsor pada saat musim hujan.
Selain itu juga di beberapa lokasi terpisah tersebut badan jalannya, masih licin dan berlumpur pada musim hujan, karena masih dibangun atau dibuatkan jalan darurat lewat perkebunan warga.
"Lintasan darurat itu belum disitru dan diaspal. Masih sulit dilintasi terutama pada musim hujan dan sebaliknya berdebu saat musim kemarau,," sebutnya.
Ia berharap Pemerintah Aceh dan Pemkab Gayo Lues membantu pengaspalan jalan tersebut sehingga bisa lebih lancar.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo melalui Kapolsek Terangun, Iptu Surya Yusbar mengatakan, arus lalulintas Blangkejeren menuju Terangun Kabupaten Gayo Lues menghubungkan Babahrot Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya), khususnya via Ketukah Simpang Pasir tersebut sudah mulai lancar dan normal kembali setelah sebelumnya putus total dibeberapa lokasi terpisah diterjang banjir dan tanah longsor.
"Meskipun arus lalulintas berangsur lancar dan normal, namun para pengguna jalan diminta dan diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, karena dibeberapa titik dan lokasi bekas longsoran tersebut masih rawan terjadi longsor dan berlumpur serta licin saat musim hujan," sebutnya.(*)
Baca juga: Sopir Angkutan Umum Pilih Rute Terangun-Babahrot ke Banda Aceh Meski Medan Ekstrem, Ini Alasannya