Lampaui Target Produksi Migas 2025, Pertamina EP Cepu Bidik Pertumbuhan Agresif di Tahun 2026
Sudarma Adi June 13, 2026 03:14 AM

TRIBUNJATIM.COM - PT Pertamina EP Cepu (PEPC), selaku salah satu anak perusahaan hulu migas di bawah Subholding Upstream Pertamina, sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2025.

Dalam forum tertinggi tersebut, perusahaan memaparkan capaian kinerja operasional dan finansial yang melampaui target, sekaligus merumuskan arah strategis ekspansi energi untuk tahun 2026.

Sepanjang tahun 2025, PEPC kembali membuktikan taringnya sebagai motor penggerak ketahanan energi nasional. Perusahaan mencatatkan realisasi produksi minyak bumi sebesar 70,035 MBOPD dan produksi gas bumi sebesar 299,5 MMSCFD.

Alhasil, total kumulatif lifting migas yang berhasil dikapalkan mencatatkan angka impresif, yakni 94,349 BOEPD.

Baca juga: Alasan Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter, Purbaya Bahas Efek ke Inflasi

Tidak hanya moncer di sisi hulu, fundamental bisnis korporasi terbukti sangat solid berkat pembukuan laba bersih yang positif. 

Berdasarkan hasil audit independen oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young), laporan keuangan PEPC disajikan secara akuntabel dan berhak mengantongi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tak tanggung-tanggung, tingkat kesehatan perusahaan resmi diganjar predikat Sangat Sehat (AAA).

Budaya HSSE: 70 Juta Jam Kerja Tanpa Insiden Kecelakaan

Pencapaian yang paling monumental justru lahir dari kedisiplinan lapangan. Sejak tahun 2017 hingga akhir 2025, PEPC berhasil mengunci catatan 70.111.623 Jam Kerja Selamat. Sebuah angka fantastis yang membuktikan keandalan implementasi budaya HSSE (Health, Safety, Security & Environment) di seluruh area operasi.

Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Mery Luciawaty, yang hadir mewakili pemegang saham, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa kompromi ini.

"Torehan 70 juta lebih jam kerja selamat dan kinerja finansial yang positif adalah prestasi yang tidak datang dari keberuntungan semata. Ini lahir dari integrasi kerja keras, disiplin, dan dedikasi penuh seluruh perwira PEPC," puji Mery.

Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Ruby Mulyawan, menekankan bahwa ketangguhan organisasi diuji dari konsistensi beradaptasi di tengah volatilitas industri. "Ini bukti nyata bahwa organisasi kita tidak hanya kokoh dari metrik angka produksi saja, melainkan dari kapabilitas sistem untuk terus melaju aman melompati berbagai tantangan," tutur Ruby dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/6/2026).

Komitmen Dekarbonisasi dan Kontribusi Mewujudkan Asta Cita

Di bawah pengawasan ketat Komisaris Utama PEPC, Taufan Hunneman, sinergi manajemen dipastikan tetap berada di koridor visi besar negara. Kinerja moncer ini dinilai menjadi katalis positif bagi ketahanan energi di tengah tensi geopolitik global.

"Capaian ini membuktikan sinergi pengawasan dan eksekusi berjalan saling menguatkan demi mencapai Asta Cita, terutama dalam mewujudkan kemandirian energi nasional yang berkelanjutan," jelas Taufan.

Komitmen lingkungan juga dibuktikan secara konkret melalui keberhasilan reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 13,19 Kilo Ton CO₂e melalui flaring reduction. Di wilayah Bojonegoro, program hijau diwujudkan lewat skema 'Biru Langit JTB' yang menerapkan metode Agrosilvopastura (integrasi kehutanan, pertanian, dan peternakan) dengan melibatkan generasi muda dan kelompok tani hutan di sekitar wilayah proyek Jambaran-Tiung Biru.

Di klaster sosial-ekonomi, program CSR korporasi bertajuk UMKM Naik Kelas dan Wirausaha Muda Mandiri Berdikari tercatat berhasil menyentuh 15 kelompok mitra binaan dengan total jangkauan 3.636 penerima manfaat. Upaya penanganan stunting, Desa Siaga Bencana, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas melalui komunitas 'Sobat Istimewa' mempertegas posisi PEPC sebagai mitra tumbuh bagi masyarakat.

Memasuki tahun kerja 2026, RUPS memberikan mandat penuh kepada direksi untuk mengejar target yang lebih agresif. Fokus masa depan PEPC akan bertumpu pada akselerasi pencarian cadangan baru via Enhanced Oil Recovery (EOR), implementasi dekarbonisasi yang masif, serta perluasan jangkauan program kemandirian masyarakat di seluruh wilayah kerja perusahaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.