F-35A AS Mendadak Mundur di Hormuz, Sinyal Darurat Terkirim setelah 12 Menit Terbang
Dandi Bahtiar June 13, 2026 09:56 AM

- Pesawat tempur siluman F-35A Lightning II milik AS mengirimkan sinyal darurat saat berada di dekat Selat Hormuz.

Sinyal 7700 ini membuat F-35A Lightning II melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab.

Dari laporan DSA, pendaratan darurat dilakukan seusai jet tempur siluman Washington ini melakukan operasi di sekitar Selat Hormuz.

Padahal sedianya, F-35A Lighting adalah jet tempur paling canggih milik AS.

Dari data pelacakan, jet tempur tersebut melakukan penerbangan pada Kamis (11/6/2026) malam.

Pesawat itu baru mengudara kurang lebih 12 hingga 13 menit sebelum mengirimkan sinyal darurat.

Jet tempur itu akhirnya menuju ke Pangkalan Udara Al Dhafra.

Durasi penerbangan yang singkat memunculkan dugaan bahwa situasi darurat kemungkinan terjadi tidak lama setelah lepas landas atau pada fase awal misi.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kondisi kru dan kerusakan yang terjadi pada Jet Tempur F-35A tersebut.

Hingga saat ini, Komando Pusat AS (CENTCOM) belum memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut.

Tak adanya konfirmasi dari Pentagon membuat berbagai spekulasi muncul.

Yang mana sejumlah analisis menyebut bahwa pesawat siluman canggih AS ini dihantam rudal pertahanan Iran.

Namun hingga kini, tidak ada bukti independen yang menunjukkan bahwa pesawat tersebut terkena serangan atau terlibat dalam pertempuran udara.

Insiden kode sinyal darurat pesawat angkatan udara AS bukan hal baru.

Sejak perang berkecamuk, AS dilaporkan kerap mengalami insiden tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.