Intip Isi Garasi dan Harta Kekayaan Ketua DPRD Jatim Musyafak yang Dituding Terlibat Isu MBG
Evan Saputra June 13, 2026 10:03 AM

BANGKAPOS.COM - Profil dan harta kekayaan Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, kini tengah diburu publik setelah namanya mendadak dikaitkan dengan rumor miring program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di tengah tegasnya bantahan yang ia suarakan terhadap daftar viral di media sosial, politikus kawakan asal Surabaya ini tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp7,3 miliar berdasarkan LHKPN terbaru.

Berikut rincian asetnya.

Baca juga: Babak Baru Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp268 T Dikurangi, Menkeu: Kita Ikut Keputusan Presiden

Sejumlah nama pejabat baik pusat maupun daerah menjadi viral karena dituding ikut terlibat dalam kasus Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, nama-nama tersebut diunggah sejumlah akun X, salah satunya @LambeSahamjja.

Salah satunya yang muncul dalam daftar adalah Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dalam kesempatannya dengan tegas membantah terlibat kasus korupsi MBG.

Musyafak Rouf menegaskan tidak pernah bersinggungan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.

Dia bahkan menantang siapapun untuk membuktikan dirinya terlibat atau memiliki dapur MB.

"Cari satu aja kalau ada tak kasih hadiah. Saya enggak ada sama sekali, gak punya MBG."

"Masalah MBG itu, gak tahu sama sekali sehingga tidak mau komentar. Kan itu kewenangan di pusat."

"Tata kelola dan mekanismenya seperti apa, kami tidak pernah dilibatkan dan juga tidak pernah diajak rembukan terkait dengan MBG itu," tegasnya, dikutip dari TribunJatim.com, Rabu (10/6/2026).

Profil Singkatnya

Dikutip dari infopemilu.kpu.go.id, ia memiliki nama lengkap Muhammad Musyafak Rouf.

Dia merupakan politikus senior asal Surabaya yang kembali maju dalam kontestasi politik dengan membawa komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat Jawa Timur.

Pria kelahiran Surabaya, 17 Agustus 1964 ini memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan organisasi yang menjadi modal dalam mengawal berbagai persoalan publik.

Dalam perjalanan kariernya, Musyafak pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya pada periode 2004-2009. 

Selain itu, ia juga aktif di organisasi politik dengan menduduki posisi Ketua DPC PKB Kota Surabaya selama periode 2017-2025. 

Pengalaman tersebut membuatnya memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, baik di tingkat kota maupun provinsi.

Dari sisi pendidikan, Musyafak menempuh pendidikan menengah di SMA Wahid Hasyim sebelum melanjutkan studi Strata 1 di Universitas Sunan Giri Surabaya dan lulus pada 1990. 

Latar belakang pendidikan serta pengalaman organisasi dan politik yang dimilikinya menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Musyafak menegaskan motivasinya maju sebagai calon anggota DPRD Jawa Timur di Pileg 2024 lalu adalah untuk memperjuangkan aspirasi warga Surabaya dan masyarakat Jawa Timur secara umum. 

Ia berkomitmen mengawal berbagai kebijakan pemerintah provinsi agar tetap berpihak kepada rakyat, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup. 

Menurutnya, setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat akan diperjuangkan secara maksimal agar hak-hak warga tetap terlindungi.

Informasi tambahan, di Pileg 2024, dia bertarung di Dapil Jatim I Surabaya.

Musyafak kembali duduk di kursi rakyat setelah meraih 60.951 suara sah.

Pada akhirnya, ia bersama 119 anggota DPRD Jatim periode 2024-2029 lainnya dilantik dan diambil sumpahnya pada 31 Agustus 2024.

Harta Kekayaan

Musyafak diketahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp.7.356.350.513.

Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2025.

Berikut rincian lengkapnya:

Tanah Dan Bangunan Rp. 5.330.000.000

1. Tanah Dan Bangunan Seluas 196 M2/196 M2 Di Kab / Kota Kota Surabaya, Rp. 3.000.000.000

2. Tanah Dan Bangunan Seluas 270 M2/270 M2 Di Kab / Kota Kota Surabaya, Rp. 1.890.000.000

3. Tanah Dan Bangunan Seluas 55 M2/55 M2 Di Kab / Kota Kota Surabaya, Rp. 440.000.000

Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 464.975.000

1. Mobil, Mitsubisi Pajero Sprot 2.4l Dakar Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp. 335.000.000

2. Motor, Honda Nc11d1cf A/T Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp. 9.975.000

3. Mobil, Daihatsu Pickup Tahun 2024, Hasil Sendiri Rp. 120.000.000

Harta Bergerak Lainnya Rp. 291.100.000

Surat Berharga Rp. ----

Kas Dan Setara Kas Rp. 2.050.275.513

Harta Lainnya Rp. ----

Sub Total Rp. 8.136.350.513

Utang Rp. 780.000.000

Total Harta Kekayaan Rp. 7.356.350.51

(Tribunnews.com/Endra)(TribunJatim/Yusron Naufal Putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.