Jakarta (ANTARA) - Menanam pohon menjadi sebuah cara yang dapat digunakan untuk mengembalikan manfaat lingkungan secara berkelanjutan kepada generasi penerus bangsa.
"Green Legacy menjadi pengingat bahwa setiap Insan Ceria memiliki kontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan mengembalikan manfaat lingkungan bagi anak cucu kita kelak," kata Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama Abdul Haris Tatang dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Dalam acara penanaman pohon bertajuk "Green Legacy" di area revegetasi Emerald Puncak, Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Rabu (9/6), Tatang menekankan pentingnya pemulihan lingkungan secara berkesinambungan.
Setiap pohon yang ditanam merupakan simbol kontribusi individu terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus bagian dari perjalanan transformasi hijau. Akan lebih baik bila proses penanaman dirancang agar dapat dipantau dan memberikan manfaat jangka panjang.
Head of Sustainability & Corporate Management System Ceria Corp Krishna Ismaputa turut mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
Melalui penanaman dan pencatatan yang terintegrasi, dia menilai setiap kontribusi terhadap lingkungan dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Manager Sustainability Ceria Corp Ajron Adhiema menilai setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi keberlanjutan yang akan terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi masa depan.
“Karena pada akhirnya, menjaga bumi bukan sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwariskan dari generasi ke generasi,” kata dia.
Sebelumnya, Ceria Corp telah meraih PROPER Hijau 2024–2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Komitmen itu dilanjutkan terhadap keberlanjutan melalui kegiatan penanaman pohon bertajuk Green Legacy pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Hingga saat ini, Ceria telah berhasil merevegetasi lahan seluas 199,64 hektare, sebuah capaian yang jauh melampaui kewajiban minimum yang dipersyaratkan regulasi.
Langkah ini selaras dengan semangat PROPER Hijau, yang mendorong perusahaan untuk menghadirkan inovasi dan kinerja lingkungan yang melampaui standar kepatuhan serta memberikan dampak positif yang terukur bagi pembangunan berkelanjutan.





