ASN Jambi Pamer Gaji ke-13, Beli iPhone 17 hingga DP Mobil, Sekda akan Panggil: Gajinya juga Kecil
ninda iswara June 13, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Sorotan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah perkembangan era digital, aktivitas para ASN di media sosial juga semakin menjadi perhatian publik.

Keberadaan media sosial membuat setiap unggahan dapat dengan cepat menyebar dan memengaruhi pandangan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Karena itu, perilaku ASN di ruang digital dinilai memiliki dampak terhadap citra lembaga tempat mereka bekerja.

Tak jarang, konten yang dianggap kontroversial memicu beragam respons dan perdebatan di kalangan warganet.

Situasi ini menunjukkan bahwa jejak digital ASN kini turut menjadi bagian dari penilaian publik.

Baca juga: Nasib 3.000 ASN Brebes yang Terlibat Absensi Fiktif, Bupati Lapor Polisi: Ini Adalah Bentuk Korupsi

Belakangan, perhatian masyarakat tertuju pada seorang ASN yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Namanya menjadi perbincangan setelah sebuah video yang menampilkan dirinya memamerkan gaji ke-13 viral di media sosial.

Video tersebut dengan cepat menarik perhatian pengguna internet dan memunculkan berbagai tanggapan.

Sebagian menilai tindakan itu sebagai hal biasa, sementara lainnya menganggapnya kurang tepat dilakukan oleh seorang aparatur negara.

Sebagai informasi, gaji ke-13 merupakan program bantuan atau tunjangan tahunan yang diberikan pemerintah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Fasilitas ini juga mencakup PNS, PPPK, anggota TNI, Polri, hingga para pensiunan yang memenuhi ketentuan yang berlaku.

Gaji ke-13 tidak hanya berupa gaji pokok saja, melainkan gabungan dari beberapa komponen tunjangan yang melekat.

Besarnya pun berbeda-beda tergantung golongannya dan lama masa kerja. Terendah Rp1.685.700 sampai tertinggi Rp6.405.500.

Kembali ke video viral, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video tersebut tersebar luas di platform TikTok maupun X.

Pada awalnya rekaman memperlihatkan ada empat perempuan berseragam keki khas ASN.

"Gaji ke-13 cair untuk apa?," ucap mereka.

Satu per satu kemudian memamerkan barang-barang yang dibeli dari gaji ke-13.

Mulai dari bisa membeli iPhone 17 Pro Max, membeli emas antam, membayar uang muka mobil, daftar haji furoda.

"Kalau kamu untuk apa?," ucap mereka di akhir video.

Di akun X@blaugrana1O, konten di atas sudah ditonton lebih dari 700 ribu kali.

Warganet ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.

Ada yang pro menganggap konten tidak perlu dipermasalahkan karena bersumber dari hasil kerjanya.

Di sisi lain, ada warganet kontra karena menganggapnya tidak pantas melanggar etika.

Baca juga: Viral Dua ASN di Gianyar Bali Terbukti Terlibat Kasus Narkotika, Ada yang Jadi Perantara untuk Jual

ASN PAMER GAJI - ASN Pemkot Jambi pamer penggunaan gaji ke-13 viral, memicu pro-kontra. Sekda akan panggil, sebut gajinya kecil (Instagram)

Sekda Pemkot Jambi Geram

Sekretaris Daerah Kota Jambi, A Ridwan dalam keterangannya mengaku sudah mengetahui soal video viral tersebut.

Ia menyayangkan aksi ASN yang pamer gaji ke-13 miliknya.

“Saya tidak senang dengan konten seperti itu."

"Gaji bukan untuk hura-hura atau hal-hal semacam itu,” tegasnya, dikutip dari TribunJambi.com, Sabtu (13/6/2026).

Ridwan melanjutkan, konten pamer gaji ke-13 tidak pantas dilakukan.

Ia menilai, gaji yang didapatkan seharusnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan.

Apalagi gaji ke-13 kecil dan tidak bisa digunakan membeli iPhone 17 Pro Max atau barang mewah lainnya.

"Soalnya gajinya juga kecil. Saya tahu golongan III dan golongan II itu bervariasi, ada yang Rp2,5 juta, ada yang Rp3 juta. Mau dibeli apa dengan itu,” ujarnya.

"Gaji itu untuk membantu beban pegawai yang menyekolahkan anak dan kebutuhan sosial lainnya,” tambah Ridwan.

Oleh karenanya, Pemkot Jambi dalam waktu dekat akan memanggil 4 ASN dalam video.

Akan dinilai apakah mereka melanggar etik atau tidak.

“Kita lihat sanksinya seperti apa. Ini bisa saja masuk ke majelis kode etik, nanti ada majelis yang menilai," katanya.

Ridwan juga memastikan akan memberikan pembinaan.

“Saya akan panggil, kita akan lakukan pembinaan. Tugas kami membina seluruh ASN dan PPPK di Kota Jambi,” tutupnya.

(TribunTrends/Tribunnews/Endra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.