TRIBUNMATARAMAN.COM - Prediksi Susunan Pemain Swedia vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Senin (15/6/2026) tayang Siaran Langsung TVRI.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026 antara Swedia vs Tunisia juga dapat disaksikan via TV Online Live Streaming FolaPlay dan Live Streaming MAXStream mulai pukul 09.00 WIB.
Swedia datang ke Piala Dunia 2026 dengan cerita unik. Tim berjuluk Blagult menjadi tim pertama dalam sejarah yang berhasil lolos ke Piala Dunia meski tidak meraih satu pun kemenangan di fase grup kualifikasi.
Baca juga: Jadwal Terbaru Timnas Indonesia U19 vs Kamboja Live Indosiar Sore Ini, Nova Rotasi Pemain
Keberhasilan tersebut tak lepas dari jalur playoff UEFA Nations League. Striker anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak hattrick saat melawan Ukraina sebelum mencetak gol kemenangan dramatis ke gawang Polandia pada partai final playoff.
Kini pelatih Graham Potter memiliki tugas besar untuk membawa Swedia melanjutkan tradisi positif mereka di ajang Piala Dunia. Dalam empat penampilan terakhir sejak 1990, Swedia selalu berhasil lolos dari fase grup.
Meski sukses mengamankan tiket ke Piala Dunia, performa Swedia belum sepenuhnya meyakinkan.
Dalam dua laga uji coba terakhir mereka kalah 1-3 dari Norwegia dan bermain imbang 2-2 melawan Yunani. Catatan tersebut memperpanjang masalah pertahanan yang terus menghantui Blagult.
Swedia tercatat selalu kebobolan dalam 11 pertandingan beruntun sejak Juni 2025. Namun di sisi lain mereka juga tetap produktif dengan selalu mencetak gol dalam enam laga terakhir.
Kekuatan utama Swedia tetap berada di lini depan. Duet Viktor Gyokeres dan Alexander Isak diprediksi menjadi ancaman besar bagi pertahanan Tunisia.
Sementara itu Tunisia melaju ke Piala Dunia 2026 dengan performa impresif di babak kualifikasi zona Afrika.
Tim berjuluk The Eagles of Carthage meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan dan finis jauh di puncak klasemen grup. Bahkan mereka tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase kualifikasi.
Namun performa Tunisia menurun menjelang putaran final. Mereka tersingkir di babak 16 besar Piala Afrika dan menelan kekalahan beruntun dalam laga uji coba.
Tunisia kalah 0-1 dari Austria sebelum dibantai Belgia dengan skor telak 0-5. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Swedia hampir datang dengan kekuatan penuh. Bek kiri Gabriel Gudmundsson masih diragukan akibat sakit, tetapi sebagian besar pemain inti siap diturunkan.
Potter diperkirakan tetap menggunakan formasi 3-4-1-2 dengan duet Gyokeres dan Isak di lini depan.
Di kubu Tunisia, pelatih Sabri Lamouchi juga tidak memiliki masalah cedera berarti. Gelandang kreatif Hannibal Mejbri berpeluang kembali masuk starting XI setelah sebelumnya dicadangkan.
Selain itu, Tunisia masih mengandalkan gelandang berpengalaman Rani Khedira untuk menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Gelaran Piala Dunia 2026 tidak hanya dinantikan para pecinta sepak bola di seluruh dunia. Ajang olahraga paling bergengsi tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan minat olahraga anak-anak dan remaja, khususnya sepak bola.
Ketua Askot PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menilai Piala Dunia 2026 menjadi momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap sepak bola. Menurutnya, penampilan para pemain terbaik dunia dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk lebih aktif berolahraga dan mengurangi ketergantungan terhadap gadget maupun permainan digital.
Di tengah maraknya penggunaan gawai dan game online, Tomi melihat sepak bola dapat menjadi alternatif aktivitas yang lebih sehat, produktif, sekaligus membangun karakter anak-anak melalui kerja sama tim dan sportivitas.
“Piala Dunia nanti banyak pertandingan yang berlangsung pagi hari. Saya berharap ini bisa menimbulkan keinginan yang luar biasa bagi adik-adik untuk tetap bermain sepak bola dan memiliki minat yang lebih besar terhadap olahraga ini,” kata Tomi, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, fenomena kecanduan gadget dan game menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan olahraga usia dini. Banyak anak yang lebih memilih menghabiskan waktu di depan layar dibandingkan melakukan aktivitas fisik di luar rumah.
Karena itu, euforia Piala Dunia 2026 diharapkan dapat menjadi pemantik semangat baru bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai sepak bola lebih dekat. Tayangan pertandingan kelas dunia dinilai mampu menghadirkan sosok idola sekaligus motivasi bagi anak-anak untuk mengikuti jejak para pemain profesional.
“Tidak dipungkiri anak-anak sekarang banyak yang kecanduan gadget dan game. Dengan adanya Piala Dunia ini, mudah-mudahan mereka bisa menyaksikan pertandingan dan muncul antusiasme untuk mencoba bermain sepak bola,” terangnya.
Selain itu, jadwal pertandingan yang banyak berlangsung pada pagi hari dinilai menjadi keuntungan tersendiri. Anak-anak dapat menikmati pertandingan tanpa harus mengganggu waktu belajar maupun aktivitas sekolah mereka.
Tomi berharap ketertarikan yang muncul dari kebiasaan menonton pertandingan Piala Dunia dapat berkembang menjadi keinginan untuk mempelajari teknik bermain, memahami pentingnya kerja sama tim, hingga menanamkan nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau anak-anak mulai tertarik menonton, saya berharap mereka tidak berhenti sebagai penonton saja, tetapi juga mau turun ke lapangan dan mencoba bermain sepak bola,” ujarnya.
Prancis Dijagokan Juara, Jepang Jadi Harapan Asia
Selain berbicara mengenai dampak positif Piala Dunia 2026 bagi generasi muda, Tomi juga memberikan prediksinya terkait tim yang berpeluang menjadi juara.
Menurutnya, Prancis menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Kekuatan skuad, kualitas permainan, serta kondisi fisik para pemain menjadi alasan utama dirinya menjagokan Les Bleus.
“Kalau menurut saya Prancis. Dari segi materi pemain, permainan, dan fisiknya, mereka sangat kuat. Saya melihat ini menjadi momen emas bagi Prancis,” ungkapnya.
Sementara untuk wakil Asia, Tomi menaruh harapan besar kepada Jepang. Ia menilai perkembangan sepak bola Jepang dalam beberapa tahun terakhir sangat pesat dan berpotensi memberikan kejutan di panggung dunia.
“Jepang luar biasa. Mudah-mudahan bisa berprestasi dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia,” tuturnya.
13-02-2003 Tunisia 1-0 Swedia
5 Laga Terakhir Swedia
05-06-26: Swedia 2-2 Yunani
02-06-26: Norwegia 3-1 Swedia
01-04-26: Swedia 3-2 Polandia
27-03-26: Ukraina 1-3 Swedia
19-11-25: Swedia 1-1 Slovenia
5 Laga Terakhir Tunisia
06-06-26: Belgia 5-0 Tunisia
02-06-26: Austria 1-0 Tunisia
01-04-26: Kanada 0-0 Tunisia
29-03-26: Haiti 0-1 Tunisia
04-01-26: Mali 1-1 Tunisia
LINK Folaplay
LINK Maxtream
LINK TVRI
Proses instalasi FolaPlay dapat dilakukan dengan mudah melalui toko aplikasi resmi. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Swedia (3-4-2-1): Viktor Johansson; Isak Hien, Victor Lindelof, Gustaf Lagerbielke; Gabriel Gudmundsson, Mattias Svanberg, Jesper Karlstrom, Hjalmar Ekdal; Anthony Elanga, Alexander Isak; Viktor Gyokeres. Pelatih: Graham Potter
Tunisia (3-5-2): Aymen Dahmen; Montassar Talbi, Dylan Bronn, Yan Valery; Ali Abdi, Ellyes Skhiri, Hannibal Mejbri, Anis Ben Slimane, Ismaeel Gharbi; Elias Achouri, Hazem Mastouri. Pelatih: Sabri Lamouchi
(TribunMataraman.com)