BANGKAPOS.COM - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan pertemuan dan diskusi bersama Lukman selaku pimpinan sekaligus pelaku UMKM ekspor daun ketapang pada Kamis (11/6/2026) di Kantor Gubernur Babel.
Lukman yang merupakan pelaku usaha binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung tersebut telah sukses mengirimkan produk daun ketapang kering dari Babel ke berbagai negara maju, termasuk Amerika Serikat.
Keberhasilan menembus pasar internasional ini mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari Noni Hidayat Arsani selaku Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus istri Gubernur Bangka Belitung.
"Saya mengapresiasi UMKM ini, daun Ketapang kering asal kita ini sudah di ekspor ke Amerika, ini sangat bagus sekali, produk kita bisa sampai ke sana, go Internasional," kata Noni Hidayat Arsani dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Nilai Ekspor Bangka Belitung April 2026 Merosot, Ekspor Timah Turun Hampir 40 Persen
Noni menaruh harapan besar agar pemerintah daerah melalui Disperindag Provinsi Bangka Belitung terus mendampingi dan menyalurkan bantuan kepada pelaku usaha, khususnya PT Central Charcoal Babelindo yang memproduksi komoditas unik ini.
“Nanti kita usulkan bantuan ya Pak Lukman. Disperindag Babel yang proses melalui Kementerian. Ini bagus, bungkusnya juga bagus, kita bangga bisa ekspor,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Disperindag Provinsi Bangka Belitung Subekti Saputra dengan didampingi Kabid SPPE Agus Setia Rini beserta jajarannya memaparkan bahwa daun ketapang kering lokal kini semakin diminati di pasar nasional maupun internasional.
"Yang dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu menetralkan dan menjaga kestabilan kadar pH air pada akuarium serta budidaya ikan hias," katanya.
Ia menambahkan bahwa PT Central Charcoal Babelindo adalah mitra binaan Disperindag Babel yang bergerak dalam pengolahan daun ketapang dengan memprioritaskan aspek kualitas, kebersihan, serta standar produksi yang unggul.
Komoditas daun ketapang buatan PT Central Charcoal Babelindo tercatat telah resmi dikirim ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, Jerman, dan Turki, termasuk pengiriman sebanyak 13.920 pack ke Amerika Serikat pada 18 Mei 2026 lalu.
"Produk yang dihasilkan telah dipasarkan secara luas dan pelaku usaha secara rutin telah melakukan kegiatan ekspor ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan pasar pecinta ikan hias dan akuarium, yang terus meningkat," katanya.
Subekti menilai tingkat kepercayaan pasar internasional terhadap produk daun ketapang cacah asal Babel menjadi bukti nyata bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi dan sanggup menembus pasar global.
Sementara itu, Direktur sekaligus pendiri usaha daun ketapang di bawah naungan PT Central Charcoal Babelindo, Lukman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan ekspor dan berencana mengirimkan lagi 5.000 pack ke Amerika Serikat serta 8.725 pack produk alas reptil ke Inggris dalam waktu dekat.
"Kita ekspor ke berbagai negara yaitu ada Jepang, Turki, Jerman dan ada yang ke Singapura juga. Bulan depan di rencanakan ekspor kembali ke Amerika Serikat, " imbuhnya.
Demi memenuhi permintaan pasar dunia yang terus melonjak, PT Central Charcoal Babelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dengan cara mencari bahan baku secara mandiri maupun memberdayakan masyarakat di lingkungan sekitar. (bangkapos.com/ rls/ Riki Pratama)