SRIPOKU.COM - Achmad Zulkifli pelatih kepala Sriwijaya FC musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 mendoakan agar tim Elang Andalas segera kembali ke kasta Liga 2 nantinya.
"Mudah-mudahan Sriwijaya FC cepat persiapan, cepat beradaptasi dengan regulasi dan bisa ke kastanya yang memang harusnya mereka berada," ungkap pelatih yang akrab disapa Coach Azul, Sabtu (13/6/2026).
Coach Azul yang musim depan bakal kembali melatih Persikad Depok mengaku prihatin melihat Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga 3 (Liga Nusantara).
"Yang pasti saya prihatin, sedih. Apalagi memang untuk musim lalu kan yang awalnya membuat fondasi itu kan saya di situ pemain yang saya pilih juga," kata coach Azul, mantan Direktur Teknik Persikabo dan pelatih tim Liga 2, Persiraja Banda Aceh.
Selain itu, pelatih berdarah Betawi-Ambon kelahiran Jakarta pada 12 Maret 1984 prihatin melihat Sriwijaya FC yang notabenenya punya label tim bersejarah yang memang semua orang tahu siapa Sriwijaya FC dulu dan siapa saja yang pernah ada di situ.
"Pelatih hebat, pemain-pemain hebat dan sekarang harus berjuang dan harus realistis di Liga 3 dan untuk musim berikutnya bagaimana kejayaan mereka bisa dikembalikan dengan siapa pun itu, dengan owner baru kah, dengan pelatih baru kah, dengan pemain baru kah," kata mantan pelatih Persipal FC Palu.
Yang pastinya kata Coach Azul, tetap ada Sriwijaya FC yang memang ini merupakan tim kebanggaan masyarakat Sumsel untuk bisa kembali berprestasi dan yang ada, yang layak Sriwijaya FC bukan di situ.
• Indrayadi Sebut Peluang Brasil dan Maroko Sama Kuat di Piala Dunia 2026
Ia berharap agar ke depannya Sriwijaya FC ini tetap disuport untuk bisa kembali ke Liga 2. Banyak contoh seperti Rans Nusantara FC juga bisa kembali ke Liga 2 dalam satu musim di Liga 3. Begitu juga dengan Dejan FC yang musim lalu di Liga 3 langsung ke Liga 2 kembali.
"Itu harapan saya semoga Sriwijaya FC cepat move on, cepat mempersiapkan diri. Dan lagi-lagi memang Liga 3 ini hampir sama dengan Liga 2 sudah profesional juga dengan banyak tim juga, dengan regulasi juga hampir sama," pungkasnya.