SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Puluhan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III/58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita tengah menjalani program Latihan Kerja (Latja) di Polresta Malang Kota.
Salah satunya adalah Revaldo Brilian Adam, yang bersama 14 teman seangkatannya menimba ilmu langsung di lapangan mulai tanggal 6 hingga 20 Juni 2026, sebelum nantinya menghadapi hari kelulusan pada Juli 2026 mendatang.
Selama berada di Kota Malang, pemuda yang akrab disapa Revaldo ini mengaku mendapatkan kesan yang sangat mendalam.
Tidak hanya belajar teori dan administrasi di semua satuan fungsi, mulai dari Satreskrim, Satlantas, Satintelkam, hingga Satbinmas, ia bersama rekan-rekannya juga diwajibkan untuk terjun langsung ke tengah masyarakat.
Aksi nyata tersebut ditunjukkan Revaldo bersama sejumlah jajaran anggota Polresta Malang Kota pada Sabtu (13/6/2026).
Dengan didampingi oleh Kasiwas (Kepala Seksi Pengawasan) Polresta Malang Kota, Iptu Zulman Fahmi, Revaldo mengunjungi tiga keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Salah satu titik kunjungan mereka adalah kediaman Ibu Nurli Atin yang berada di kawasan Mergosono, Kota Malang.
Baca juga: Ini Kata-kata AKBP Aris Purwanto Setelah Resmi Menjabat sebagai Kapolres Batu
Taruna lulusan SMA Negeri 2 Kota Bengkulu ini mengaku sangat bersyukur bisa bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan para keluarga korban.
Dari hasil ruang diskusi tersebut, pemuda asli Bengkulu ini memetik banyak pelajaran hidup yang sangat berharga.
"Alhamdulillah tadi bisa ketemu langsung ketemu keluarga korban. Kami berdiskusi juga tadi," terang Revaldo kepada SURYAMALANG.COM.
"Kami juga mendapat pesan dari keluarga korban agar jajaran Kepolisian saat melaksanakan tugas dapat bekerja lebih baik," tambahnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, pihak keluarga korban sempat menyampaikan keluh kesah sekaligus meminta bantuan agar anaknya yang baru saja lulus dari bangku SMK bisa dicarikan lowongan pekerjaan.
Merespons harapan tersebut, Revaldo tidak tinggal diam. Ia langsung membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan Kasiwas Polresta Malang Kota, Iptu Zulman Fahmi, untuk mencarikan jalan keluar.
"Tadi juga salah satu anaknya baru lulus SMK minta dicarikan pekerjaan. Saya koordinasi dengan Kasiwas dan langsung kita carikan pekerjaan. Alhamdulillah langsung keterima di salah satu salon di Kota Malang," urai Revaldo penuh syukur.
Baca juga: Suplai Air Sekolah Rakyat dan Warga Bantur, Perumda Tirta Kanjuruhan Bangun SPAM Rp 12 Miliar
Di sela-sela kunjungan tersebut, Revaldo juga memanfaatkan momen untuk memohon doa restu kepada pihak keluarga korban demi kelancaran sisa masa pendidikannya di Akpol hingga hari pelantikan nanti.
"Saya juga meminta doa restu kepada para keluarga korban. Nantinya semua pesan dari keluarga korban akan saya jaga," tegasnya.
Apa yang dilakukan oleh Revaldo dan rekan-rekannya ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana.
Sejak awal, pimpinan tertinggi Polresta Malang Kota tersebut selalu menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan warga.
"Kami juga mendapat pesan dari Bapak Kapolresta bahwa terjun langsung ke masyarakat dan menjalin silaturahmi adalah tugas pokok Polri," tutur Revaldo.
Baca juga: Pemkab Malang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Kawasan Stadion Kanjuruhan dan Pendopo Agung
Komitmen untuk membuka diri dan menyerap berbagai aspirasi ini tidak hanya dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga.
Revaldo menambahkan beberapa waktu lalu, mereka juga dilibatkan dalam ruang dialog fungsional bersama elemen masyarakat lainnya.
"Kami juga diajak Pak Kapolresta berdiskusi dengan sejumlah aktivis dan mahasiswa beberapa waktu lalu," pungkasnya.