TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Sulawesi Tenggara atau IDAI Sultra melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari.
Sebanyak 150 pasien anak diperiksa kesehatannya dalam bakti sosial (baksos) di puskesmas yang berlokasi di Jl Prof Muh Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Sabtu (13/06/2026) ini.
Berupa pemeriksaan tumbuh kembang anak serta deteksi dini stunting yang dilakukan oleh dokter anak se-Sultra.
Skrining penyakit atau kelainan jantung bawaan oleh konsultan jantung anak, dr Gita Novelian SpA(K).
Skrining bayi baru lahir oleh konsultan neonatologi, dr Jumhari Baco SpA Subsp Neo (K) MSc.
Selain itu, skrining mata untuk bayi dan anak berisiko tinggi oleh dokter mata bekerja sama dengan JEC Kendari.
Skrining kesehatan adalah prosedur pemeriksaan medis untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini, bahkan sebelum gejala muncul.
Baca juga: Kenali Gejala Gagal Ginjal Akut, IDAI Perwakilan Sulawesi Tenggara Beberkan Tanda-tandanya
“Pasien anak yang diperiksa dengan rentang usia 3 minggu hingga 7 tahun,” kata Ketua IDAI Sultra, Dr Yeni Haryani MKes SpA, kepada wartawan TribunnewsSultra.com.
Tak hanya pemeriksaan kesehatan gratis, IDAI dalam baksos ini juga menggelar penyuluhan tentang gizi, stunting, dan imunisasi, yang diikuti ratusan warga.
Baksos IDAI Sultra dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kendari yang diwakili Sekretatis Dinas Syamsul Bahri SKM MKes.
Dr Yeni menambahkan baksos tersebut merupakan bagian dari pediatrician social responsibility (PSR).
Program sukarela dari IDAI ini berfokus pada tanggung jawab sosial dokter spesialis anak
“Dengan tujuan mendekatkan pelayanan dokter anak ke masyarakat melalui puskesmas,” ujar dokter spesialis anak di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kendari ini.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sri Rahayu)