Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Bom Molotov saat Demo Mahasiswa SI di Jakarta, Diduga Hendak Menyusup
Januar Imani Ramadhan June 13, 2026 03:57 PM

- Dua pria diamankan aparat kepolisian saat berlangsung aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

Keduanya diketahui bukan bagian dari elemen mahasiswa yang mengikuti kegiatan penyampaian aspirasi tersebut.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan dugaan kepemilikan sejumlah botol yang berisi bahan untuk bom molotov.

Kedua pria itu diamankan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil) saat petugas melakukan pengamanan aksi.

Setelah ditangkap, keduanya langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Polda Metro Jaya saat ini masih melakukan penyidikan guna mengungkap peran dan keterlibatan keduanya.

Selain itu, penyidik juga melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Sebelum penangkapan tersebut, polisi mengaku telah mengidentifikasi adanya kelompok penyusup yang berada di tengah massa aksi.

Kelompok tersebut diduga bukan berasal dari kalangan mahasiswa yang menjadi peserta utama unjuk rasa.

Aparat menemukan indikasi adanya individu yang membawa barang-barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas kepolisian disebar ke sejumlah titik strategis di sekitar lokasi aksi.

Langkah itu dilakukan guna mencegah kelompok tertentu menyusupi jalannya demonstrasi dan memicu kericuhan.

Polisi juga telah mendapat instruksi untuk menindak tegas siapa pun yang membawa benda berbahaya selama kegiatan berlangsung.

Dalam pengamanan aksi tersebut, sebanyak 6.088 personel gabungan dari aparat gabungan diterjunkan guna memastikan jalannya demonstrasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.