Fakta 2 Perempuan Banyumas Ditemukan Tewas, Jasad Korban Ditemukan di Tempat Berbeda
Ardhi Sanjaya June 13, 2026 05:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus kekerasan terhadap perempuan hingga menimbulkan korban jiwa kembali terjadi.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial NS (47) ditemukan tewas di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).

Terbaru ini, dua orang perempuan ditemukan tewas di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026) pagi.

Kedua korban berinisial AA dan K ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah.

Berikut sejumlah fakta terkait tewasnya dua perempuan di Banyumas:

1. Ditemukan di Ruangan Berbeda
 
Kapolsek Patikraja, AKP Eko Sutanto mengatakan, kedua korban ditemukan di tempat terpisah.

Keduanya yakni AA (18) dan K (80).

"Untuk dua korban yang ditemukan, yang pertama itu inisialnya AA sekitar 18 tahunan, kemudian yang satunya inisial K usia sekitar 80-an," ujarnya, dikutip dari TribunBanyumas.com.

AA sendiri ditemukan di sebuah ruangan di tengah rumah.

"Kebetulan yang AA ditemukan di posisi sudah di sebuah kamar, tapi tidak dipakai, mungkin seperti gudang," jelasnya.

Sementara K ditemukan tewas di dalam sumur.

Bahkan, proses evakuasi K harus dibantu oleh tim SAR Unit Banyumas.

"Yang inisial K ditemukan di dalam sumur, sehingga kami harus mengevakuasi dengan minta tolong dari SAR Unit Banyumas," katanya.

2. Identitas AA Belum Diketahui

Setelah dilakukan olah TKP, pihak kepolisian pun tengah mendalami penyebab kematian para korban.

Namun, identitas korban AA ini masih belum jelas.

"Untuk AA kami belum menindaklanjuti semuanya, karena masih dalam proses di lapangan,"

"Anggota yang di lapangan masih mengumpulkan bukti-bukti maupun identitas yang lain," ujar Eko.

3. Warga Curiga

Ditemukannya jasad korban ini bermula dari kecurigaan tetangga korban, Sudarno (73).

Saat itu, Sudarno curiga karena lampu rumah korban masih menyala pada pagi hari.

"Saya curiga karena sudah pagi, sekitar setengah tujuh, tetapi lampu rumah masih menyala terus," ujar Sudarno saat ditemui Tribunbanyumas.com, di lokasi kejadian. 

Ia pun akhirnya meminta tolong ke warga yang berada di belakang rumah korban untuk mengecek kondisi korban, namun pintu rumah korban terkunci.

Saat dipanggil juga tak ada jawaban dari dalam rumah.

Sudarno akhirnya meminta kepada keluarga korban untuk membuka paksa pintu rumah.

"Saya punya ide, coba didongkel saja pintunya. Tapi yang mendongkel harus keluarganya, jangan tetangga," ujarnya.

Pintu pun akhirnya berhasil di buka, dan di dalam rumah ada cucu Kartinah bernama Doni.

"Yang ada di dalam rumah itu ada Cucuk Kartinah. Dia sedang tiduran," kata Sudarno. 

Saat ditanya keberadaan Kartinah, Doni mengaku tak mengetahuinya.

Doni bahkan meminta warga untuk mencari sendiri keberadaan neneknya.

Saat mencari tersebut, warga menemukan AA yang tewas di sebuah ruangan.

"Ketika dalam pencarian, tahu-tahu ada orang bersimbah darah di tempat sembahyangan," katanya.

Ia menuturkan, warga tak mengetahui identitas AA karena bukan warga sekitar maupun penghuni rumah.

"Saya tidak tahu siapa. Mungkin pacarnya atau siapanya Doni, saya tidak mengerti. Yang jelas, bukan penghuni rumah ini," ujarnya.

4. Doni Justru Kabur

Doni pun dicecar oleh warga terkait keberadaan neneknya.

"Saya tanya lagi, 'Nenekmu ke mana?' Dia tetap bilang tidak tahu," katanya. 

Hingga akhirnya, Sudarno berujar bahwa Doni bisa saja jadi saksi utama dalam kasus ini.

"Saya bilang, 'Kamu nanti jadi saksi utama kalau ada apa-apa'," ujarnya.

Bukannya menunjukkan lokasi neneknya, Doni justru berusaha meninggalkan lokasi menggunakan motor.

"Motor sudah dibawa keluar," kata Sudarno.

Warga sudah berusaha mencegahnya namun Doni berhasil kabur pakai motor.

Bahkan, Doni sempat menabrak pasangan suami istri.

"Dia langsung tancap gas menggunakan motor besar. Sampai menabrak pasangan suami istri yang ada di depan pintu rumah, lalu kabur ke arah timur," katanya, dikutip dari TribunBanyumas.com.

5. Korban Ditemukan di Dalam Sumur

Warga pun langsung melapor ke polisi sambil terus mencari keberadaan korban.

Mereka pun curiga di bagian sumur ada bagian tubuh yang menyembul keluar.

"Ada yang melihat seperti kaki nongol dari sumur," katanya. 

Polisi yang sampai di lokasi pun akhirnya melakukan evakuasi dan benar saja, sosok yang ada di dalam sumur adalah Kartinah.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunBanyumas.com, Permata Putra Sejati)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.