TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA -- Andi Iwan Darmawan Aras kembali terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Selatan (Kadin Sulsel).
Pengurus Kadin Sulsel menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII di Hakuna Matata Resort Kabupaten Bulukumba Sabtu (13/6/2026) siang.
Turut hadir mantan Ketua Kadin Sulsel periode 2015-2020 Zulkarnain Arif, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.
Peserta Musprov VIII sepakat memilih kembali Andi Iwan sebagai Ketua Kadin Sulsel.
Sidang dipimpin Ketua SC Harmansyah.
SC sebelumnya sempat membuka pendaftaran bakal calon ketua pada 28 sampai 31 Mei 2026.
Hingga pendaftaran ditutup, Andi Iwan satu-satunya bakal calon mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran.
Ini periode kedua Andi Iwan menjabat Ketua Kadin Sulsel.
Ia pertama kali terpilih pada Musprov Kadin Sulsel di Hotel Gammara, 7 Maret 2020 lalu.
Andi Iwan pengusaha bidang kontruksi dan rumah sakit.
Alumni Fakultas Ekonomi Unhas itu berterima kasih atas dukungan peserta Musprov.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar KADIN Sulawesi Selatan atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya. Kepercayaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi merupakan amanah besar yang harus kita jalankan bersama demi kemajuan dunia usaha dan perekonomian Sulawesi Selatan,” kata Andi Iwan di hadapan peserta.
AIA menegaskan KADIN Sulsel di bawah kepemimpinannya akan menjadi organisasi yang terbuka, adaptif, dan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.
“KADIN siap menjadi mitra strategis pemerintah dan seluruh stakeholder dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Kami percaya bahwa sinergi adalah kunci utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Menurut AIA, Sulsel memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis seperti perdagangan, industri, pertanian, perikanan, pariwisata, energi, dan ekonomi kreatif yang harus dikelola secara optimal melalui kerja sama yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah.
“Melalui KADIN Sulawesi Selatan, kami akan berupaya menghadirkan program-program yang konkret dan berdampak langsung terhadap peningkatan daya saing usaha, penguatan UMKM, serta pengembangan investasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. KADIN harus hadir sebagai solusi dan penggerak kemajuan ekonomi daerah,” kata Andi Iwan.
AIA mengajak seluruh pengurus KADIN kabupaten/kota, asosiasi usaha, serta seluruh elemen dunia usaha untuk meninggalkan perbedaan dan bersatu membangun organisasi yang lebih kuat.
“Mari kita jadikan momentum Musprov VIII ini sebagai titik awal memperkuat persatuan dan kolaborasi. Tidak ada lagi sekat-sekat, yang ada adalah semangat bersama untuk memajukan Sulawesi Selatan. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, saya yakin KADIN Sulsel akan semakin berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan bangsa," kata Andi Iwan.