TRIBUNNEWS.COM - Timnas Belanda patut waspada jelang melakoni laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Grup F, Senin (15/6/2026) lusa mendatang.
Dalam laga yang akan berlangsung di Dallas Stadium, Belanda tentu tidak bisa meremehkan kekuatan Jepang.
Meskipun Jepang belum pernah sekalipun mampu lolos ke perempat final dalam sejarah Piala Dunia.
Ancaman hingga kejutan yang sering diciptakan Jepang di turnamen sekelas Piala Dunia, tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ditambah, kesiapan Jepang untuk bisa tampil baik di Piala Dunia bukan main-main.
Hal itu dibuktikan dengan catatan kemenangan beruntun yang diukir Jepang dalam enam laga terakhirnya di FIFA Matchday.
Berkaca dari hal itu, Belanda jelas tidak bisa memandang sebelah mata laga perdana mereka di Piala Dunia 2026, karena lawan yang mereka hadapi ialah Jepang, tim terbaik di Asia.
Wakil Ketua Oranje Indonesia, Arnan Binafsihi mengakui performa Jepang dalam menatap Piala Dunia kali ini lebih oke dibandingkan Belanda.
Rentetan hasil positif yang ditorehkan Jepang dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat mengalahkan Brasil dan Inggris jadi alarmnya.
"Kalau menurut saya, secara form dan permainan, Belanda sebenarnya belum siap," akui Arnan saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (13/6/2026) siang WIB.
"Tapi mau gak mau, Belanda harus siap jelang laga pembuka melawan Jepang,"
"Jepang belum pernah kalah dalam 7 laga terakhir, termasuk mengalahkan Brasil dan Inggris, permainan mereka lebih konsisten,"
"Sebaliknya, Belanda belum menemukan ritme dan kombinasi terbaiknya,"
"Kalah melawan Aljazair, lalu saat menang atas Uzbekistan pun, permainan Belanda tidak menyakinkan, masih belum solid dan belum terstruktur," tambahnya.
Baca juga: Sejarah Emas Timnas Amerika Serikat di Depan Publik Sendiri, Piala Dunia 2026 Saksinya
Meskipun performa Belanda dianggap masih belum menjanjikan, Arnan sepenuhnya percaya tim jagoannya tetap bisa tampil oke.
Harapan Arnan pun cukup sederhana, Belanda bisa menemukan ritme permainan terbaiknya melawan Jepang, dan meraih tiga poin.
Dibekali skuad yang lebih mumpuni, Arnan percaya Oranje punya bekal yang cukup untuk mengalahkan Jepang di laga perdana Grup F.
"Semoga Belanda sudah menemukan ritmenya pas melawan Jepang," harap Arnan.
"Kalau Belanda masih tampil seperti melawan Aljazair dan Uzbekistan dalam dua laga terakhirnya, berat peluangnya melawan Jepang," lanjutnya.
Lebih lanjut, Arnan merasa Ronald Koeman selaku pelatih, bakal sedikit kesulitan dalam meracik lini depan melawan Jepang.
Sekalipun punya pemain berpengalaman seperti Memphis Depay ataupun Wout Weghorst, Arnan tidak terlalu yakin pemain tersebut bakal menjadi kunci permainan Belanda melawan Jepang.
"Misalnya penyerang, sekarang Koeman masih gamang antara memilih Malen atau Depay," jelas Arnan.
"Apalagi ini masih menunggu kebugaran keduanya, kalau Depay fit tentu dia kemungkinan besar starternya,"
"Hanya saja, Depay mungkin dulu bagus, tapi kalau untuk kondisi terkini, ia sulit diandalkan," tambahnya.
Sedikit kekhawatiran yang disampaikan Arnan soal laga melawan Jepang tentu bukannya tanpa alasan.
Karena memang dari sisi Belanda sendiri, mereka datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspetasi bisa melaju lebih jauh di turnamen, setelah pada edisi sebelumnya disingkirkan secara tragis oleh Belanda lewat drama adu penalti.
Dengan skuad yang dimilikinya sekarang, Belanda tentu butuh waktu untuk mengombinasikan timnya yang dihuni oleh pemain berpengalaman sekaligus dikombinasikan dengan talenta mudanya.
Virgil Van Dijk selaku kapten pun mengakui Jepang merupakan tim luar biasa yang berpotensi menjadi penghalang timnya di Piala Dunia 2026.
Permainan disiplin yang disertai kualitas teknis para pemain yang elit, membuat Van Dijk menaruh hormat kepada Jepang.
"Menghadapi Jepang tentu merupakan rintangan besar, Jepang sangat kuat," puji Van Dijk dilansir Goal Internasional.
"Jepang juga bermain dengan disiplin tinggi dan memiliki kualitas luar biasa,"
"Saya sangat menantikan pertandingan Belanda kontra Jepang ini," tukasnya.
Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim, baik Belanda dan Jepang tercatat sudah bertemu sebanyak tiga kali.
Belanda tampil dominan dengan mengalahkan Jepang sebanyak dua kali, dan satu laga sisa lainnya berakhir imbang.
Bahkan, salah satu kemenangan yang diraih Belanda atas Jepang terjadi di Piala Dunia 2010.
Pada edisi tersebut tepatnya pada babak penyisihan, Belanda menang tipis dengan skor satu gol tanpa balas atas Jepang.
Hanya saja, meskipun tampil dominan setiap kali berjumpa Jepang, Belanda tetap perlu memperhitungkan kekuatan Jepang yang sudah semakin baik saat ini.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)