Mudahkan Pelanggan, Ada Layanan Kereta Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Menuju Bandung
Irwan Wahyu Kintoko June 13, 2026 06:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan layanan bagi para penumpang yang ingin berpergian ke Bandung dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Para penumpang tidak hanya bisa menggunakan kereta api jarak jauh Parahyangan, tapi juga KA Papandayan, KA Pangandaran, KA Cikuray dan KA Serayu.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, keberagaman layanan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Jakarta ke Bandung kini semakin fleksibel.

Pelanggan dapat memilih kereta api jarak jauh, layanan lokal lanjutan, maupun kereta cepat sesuai kebutuhan mobilitasnya.

Baca juga: KAI Hadirkan Wajah Baru KA Cikuray, Dukung Mobilitas dan UMKM

Berbagai pilihan layanan agar pelanggan dapat menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan, mulai perjalanan langsung ke Stasiun Bandung, akses menuju Stasiun Kiaracondong dan Cimahi, hingga perjalanan lanjutan ke Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Purwokerto.

Dari catatan pihak PT KAI Januari-Mei 2026, kereta Parahyangan telah melayani 475.072 penumpang.

Jumlah tersebut meningkat sekira 38 persen dari tahun 2025 dengn totap penumpang hanya 342.837 jiwa. 

"Pertumbuhan tersebut memperlihatkan kuatnya kebutuhan perjalanan langsung antara Jakarta dan Bandung," kata Anne, Sabtu (13/6/2026).

Baca juga: KAI Daop 1 Gelar Bersih Lintas Pasar Senen-Gang Sentiong, Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta

Selain KA Parahyangan, pelanggan dari Jakarta juga dapat menggunakan KA Papandayan relasi Gambir ke Garut maupun sebaliknya.

Kereta ini berhenti di Stasiun Bandung, sehingga dapat menjadi pilihan bagi pelanggan dari Jakarta yang ingin menuju Bandung, sekaligus melanjutkan perjalanan ke Garut. 

Kehadiran Kereta Papandayan memperluas pilihan layanan bagi pelanggan yang membutuhkan konektivitas dari Jakarta ke Stasiun Bandung hingga Stasiun Garut.

Pada Januari - Mei 2026, kereta Papandayan melayani 180.640 pelanggan, meningkat 18,91 persen dibanding Januari–Mei 2025 sebanyak 151.919 pelanggan.

Baca juga: KAI Diskon 30 Persen Tiket KA Ekonomi Saat Libur Sekolah, Ini Syaratnya

Kinerja ini menunjukkan relasi Jakarta-Bandung dan Garut semakin relevan bagi pelanggan yang membutuhkan perjalanan menuju stasiun-stasiun utama di Bandung dan Garut.

Sementara, kereta Pangandaran relasi Gambir-Banjar dan arah sebaliknya berhenti di Stasiun Bandung.

Sehingga menjadi alternatif perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan memperkuat akses lanjutan dari Bandung menuju stasiun-stasiun di wilayah Priangan Timur seperti Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.

Sepanjang Januari-Mei 2026, kereta Pangandaran melayani 146.160 pelanggan.

Baca juga: Peron Stasiun Bogor Diperpanjang, KAI Siapkan KRL 12 Kereta

Pada periode yang sama tahun 2025, kereta Pangandaran melayani 163.349 pelanggan.

Meski volume pelanggan pada periode tersebut turun 10,52 persen, kereta Pangandaran tetap menjadi bagian penting dalam memperluas konektivitas Jakarta, Bandung, dan Priangan Timur.

Ia menyatakan, pelanggan yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen ke Garut, tersedia kereta Cikuray. 

Kereta ini berhenti di Stasiun Bandung dan menjadi salah satu pilihan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dengan akses lanjutan ke Garut. 

Baca juga: KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha 2026

Layanan ini banyak dimanfaatkan pelanggan yang membutuhkan perjalanan antarkota dengan tarif yang lebih terjangkau.

Kereta Serayu dari Stasiun Pasar Senen-Purwokerto turut menjadi alternatif bagi pelanggan dari Jakarta menuju stasiun di wilayah Bandung Raya. 

Kereta Serayu tidak berhenti di Stasiun Bandung, tetapi melayani titik pemberhentian seperti Kiaracondong dan Cimahi. 

Dengan demikian, KA Serayu tetap relevan bagi pelanggan yang ingin menuju Bandung melalui Stasiun Kiaracondong atau Stasiun Cimahi. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.