Pertama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengonfirmasi bahwa titik longsor di kawasan Bungus Teluk Kabung terus bertambah pada Minggu (14/6/2026).
Tidak hanya melumpuhkan total akses Padang–Painan, bencana akibat hujan deras ini juga dilaporkan telah menimpa satu unit mobil di lokasi kejadian.
Kedua, Semen Padang FC bakal diperkuat tiga pemain asing dan dua pemain naturalisasi untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengungkapkan seluruh pemain tersebut telah disiapkan manajemen untuk memperkuat skuad Kabau Sirah dalam upaya merebut tiket promosi ke Liga 1.
Ketiga, akibat angin kencang, pohon mahoni tumbang dan menghambat akses lalu lintas di Jalan Pertanian, Kelurahan Lubuk Minturun Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (14/6/2026) sore.
Tak menghambat arus lalu lintas, pohon tumbang juga menimpa sebuah warung di lokasi tersebut. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.26 WIB.
Baca selengkapnya berikut ini:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengonfirmasi bahwa titik longsor di kawasan Bungus Teluk Kabung terus bertambah pada Minggu (14/6/2026).
Tidak hanya melumpuhkan total akses Padang–Painan, bencana akibat hujan deras ini juga dilaporkan telah menimpa satu unit mobil di lokasi kejadian.
Diketahui bahwa Kecamatan Bungus Teluk Kabung langsung berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Selatan.
Baca juga: Breaking News: Longsor Timbun Badan Jalan di Bungus Barat, Akses Padang-Painan Putus Total
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, kembali menerima kejadian bencana longsor di kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang.
"Iya ada lagi kejadian longsor di lokasi kedua. Lokasinya agak bergeser ke atas, arah Bukit Lampu," ujar Ricky, pada pukul 17.24 WIB.
Ia juga membenarkan bencana longsor di lokasi kedua menghantam kendaraan masyarakat.
Namun, belum diketahui apakah ada korban dan kondisi dari kendaraan yang terdampak material longsor tersebut.
Baca juga: Zulhas Dijadwalkan Lantik Pengurus PAN se-Sumbar Hari Ini, Ratusan Karangan Bunga Penuhi Lokasi
Berdasarkan video yang diterima TribunPadang.com, terlihat satu unit kendaraan pikap terjebak dalam material longsor.
Tambahan peristiwa ini membuat jumlah titik longsor di kawasan Bungus Teluk Kabung bertambah menjadi dua titik.
Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang dan sekitarnya sejak beberapa jam terakhir memicu bencana longsor pada Minggu (14/6/2026).
Material longsor dilaporkan menimbun badan jalan dekat kawasan Jembatan Panasahan, Jalan Raya Padang – Painan, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.
Akibat peristiwa ini, jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan (Painan) terganggu dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Berdasarkan video yang diterima TribunPadang.com, longsor terjadi saat hujan mengguyur kawasan tersebut dengan intensitas sedang hingga lebat.
Baca juga: Harga TBS Sawit Dharmasraya 14 Juni 2026 Capai Rp3.684 per Kg, Terendah Rp3.290
Beberapa pengendara yang tidak dapat melewati akses tersebut terpaksa berhenti dan memilih memarkirkan kendaraan di pinggi jalan.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, membenarkan informasi adanya kejadian longsor tersebut.
"Iya ada kejadian longsor di kawasan Bungus Teluk Kabung, Padang," ujar Ricky, kepada TribunPadang.com, pada pukul 16.57 WIB.
Pihaknya sudah mengirimkan tim untuk menuju lokasi kejadian dan akan membersihkan material pohon yang terbawa material longsor.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ribuan Kader PAN Padati Hotel ZHM, Tunggu Kedatangan Zulhas
"Kita sudah turunkan tim untuk eksekusi pohon dan berkoordinasi dengan PU untuk alat berat mini untuk menggeser material tanah longsor, agar lalu lintas kembali lancar," ujarnya.
Dikarenakan kondisi cuaca masih hujan, Ricky mengingatkan pengendara untuk berhati-hati saat dalam perjalanan.
"Untuk sementara akses Padang-Painan putus total," pungkasnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiaga menghadapi potensi banjir serta longsor, Minggu (14/6/2026).
Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 14.00 WIB hujan intensitas ringan hingga sedang mengguyur kawasan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Hingga pukul 14.40 WIB, hujan masih turun dengan intensitas ringan. Akibatnya, BPBD mengeluarkan himbauan agar warga waspada potensi bencana yang dapat ditimbulkan akibat cuaca pada hari ini.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kondisi hujan merada di wilayah Kota Padang.
"Hujan merata, tapi pada saat sekarang masih aman terkendali," ujar Hendri Zulviton, kepada TribunPadang.com pukul 14.26 WIB.
Baca juga: Kandang Puyuh Terbakar di Limapuluh Kota, Damkar Sigap Cegah Api Merembet ke Permukiman
Ia juga mengatakan, menerima laporan adanya kejadian pohon tumbang menghambat akses jalan di Jalan Pertanian, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
Senada, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, mengatakan untuk kejadian pohon tumbang sudah diterima oleh pihaknya.
"Informasinya sudah kami terima, dan tim TRC (Tim Reaksi Cepat) segera turun," ujarnya memberikan keterangan pada pukul 14.34 WIB.
Terkait cuaca, Ricky, menyebut terdapat potensi hujan sangat lebat merata di setiap wilayah kecamatan yang ada di Kota Padang.
Baca juga: Zulhas Dijadwalkan Lantik Pengurus PAN se-Sumbar Hari Ini, Ratusan Karangan Bunga Penuhi Lokasi
"Dari informasi cuaca BMKG, terdapat potensi hujan sangat lebat merata di setiap wilayah kecamatan. Berdasarkan tanda orange dari peta BMKG, menandakan hujan dengan instensitas lebat. Namun, hujan turun secara bertahap," sebutnya.
Ricky mengimbau kepada warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan untuk tetap waspada terhadap cuaca saat ini.
"Warga yang tinggal di lereng perbukitan diminta untuk waspada terhadap bahaya longsor dan pohon tumbang," sebutnya.
Kemudian, Ricky meminta warga untuk mengurangi perjalanan di luar rumah. Hal itu untuk menghindari tertimpa pohon tumbang di jalan.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sumbar Minggu 14 Juni 2026: Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
"Untuk wilayah rawan bencana dari histori yang ada terdapat di kawasan Koto Tangah, kawasan Sitinjau Lauik, Lubuk Begalung. Untuk Kuranji terdapat di kawasan Guo dan Pasa Lalang," katanya.
Masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai diharapkan untuk waspada bencana banjir.
"Jika ada peristiwa menonjol segera lakukan evakuasi mandiri dan laporkan kepada pemerintah setempat, relawan bencana, dan BPBD," pungkasnya.
Semen Padang FC bakal diperkuat tiga pemain asing dan dua pemain naturalisasi untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengungkapkan seluruh pemain tersebut telah disiapkan manajemen untuk memperkuat skuad Kabau Sirah dalam upaya merebut tiket promosi ke Liga 1.
Menurut Braditi, tiga pemain asing yang direkrut merupakan pemain yang belum pernah merumput di kompetisi Indonesia.
"Yang jelas kita sudah memiliki tiga pemain asing. Untuk pemainnya yang jelas belum pernah bermain di Indonesia. Nanti akan kita umumkan di tanggal 17 itu," kata Braditi Moulevey kepada TribunPadang.com, Minggu (14/6/2026).
Baca juga: Semen Padang FC Siapkan 28 Pemain untuk Liga 2, Bidik Juara dan Promosi ke Liga 1
Tak hanya mengandalkan pemain asing, Semen Padang FC juga mengamankan jasa dua pemain naturalisasi.
"Iyah, kita memakai dua pemain naturalisasi. Untuk siapanya kita tunggu yah," ujarnya.
Meski belum mengungkap identitas para pemain tersebut, Braditi memastikan pengumuman resmi skuad Semen Padang FC akan dilakukan pada 17 Juni 2026.
Ia mengatakan saat ini proses pembentukan tim sudah hampir rampung.
Secara keseluruhan, Semen Padang FC telah menyiapkan sekitar 26 hingga 28 pemain untuk menghadapi Liga 2 musim depan.
Baca juga: Nil Maizar: Persiapan Semen Padang FC Rampung, Skuad Liga 2 Hampir 100 Persen Deal
"Saat ini kita sudah ada sekitar 26 hingga 28 pemain yang kita persiapkan untuk Liga 2. Progres pindah ke kita tinggal sedikit lagi. Untuk targetnya pemain ini membantu kita mengejar target juara," katanya.
Setelah diumumkan secara resmi, para pemain akan langsung bergabung dan menjalani pemusatan persiapan bersama tim.
"Nanti sudah diumumkan. Para pemain akan berkumpul di mes untuk persiapan kita di Liga 2," jelasnya.
Braditi berharap komposisi skuad yang telah disusun manajemen dan tim pelatih mampu membawa Semen Padang FC kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kita berharap dengan pemain yang berkualitas yang dipersiapkan oleh manajemen dan pelatih. Mudah-mudahan kita bisa lolos ke Liga 1 dan kita bisa juara," tutupnya.
Akibat angin kencang, pohon mahoni tumbang dan menghambat akses lalu lintas di Jalan Pertanian, Kelurahan Lubuk Minturun Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (14/6/2026) sore.
Tak menghambat arus lalu lintas, pohon tumbang juga menimpa sebuah warung di lokasi tersebut. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.26 WIB.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pohon yang tumbang merupakan jenis mahoni dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter sekitar 45 sentimeter.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Warga Sekitar Lereng Gunung Marapi Sumbar Diminta Waspada
"Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang sehingga menghambat akses jalan dan menimpa warung," kata Hendri Zulviton.
Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selain itu, taksiran kerugian akibat peristiwa tersebut nihil.
Untuk penanganan, anggota TRC PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa BPBD dan Kabid KL langsung melakukan pembersihan pohon tumbang di lokasi kejadian.
"Hingga laporan disampaikan, pohon tumbang masih dalam proses pengerjaan oleh petugas di lapangan," ujarnya.
Tim yang terlibat dalam penanganan terdiri dari BPBD Kota Padang, Kasi Trantib Kelurahan, Polsek Koto Tangah, dan masyarakat setempat.
Baca juga: Hujan Guyur Padang, BPBD Terima Laporan Pohon Tumbang di Lubuk Minturun dan Ingatkan Potensi Bencana
Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian kebencanaan dapat menghubungi:
PUSDALOPS-PB BPBD Kota Padang
Call Center (0751) 778775
WhatsApp 085891522181.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kondisi hujan merata di wilayah Kota Padang.
"Hujan merata, tapi pada saat sekarang masih aman terkendali," ujar Hendri Zulviton, kepada TribunPadang.com pukul 14.26 WIB.
Ia juga mengatakan, menerima laporan adanya kejadian pohon tumbang menghambat akses jalan di Jalan Pertanian, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
Senada, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, mengatakan untuk kejadian pohon tumbang sudah diterima oleh pihaknya.
"Informasinya sudah kami terima, dan tim TRC (Tim Reaksi Cepat) segera turun," ujarnya memberikan keterangan pada pukul 14.34 WIB.
Terkait cuaca, Ricky, menyebut terdapat potensi hujan sangat lebat merata di setiap wilayah kecamatan yang ada di Kota Padang.
"Dari informasi cuaca BMKG, terdapat potensi hujan sangat lebat merata di setiap wilayah kecamatan. Berdasarkan tanda orange dari peta BMKG, menandakan hujan dengan instensitas lebat. Namun, hujan turun secara bertahap," sebutnya. (*)