BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tak hanya disambut antusias masyarakat, program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di Kecamatan Pulaulaut Timur turut diapresiasi Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti.
Disampaikannya, layanan ini sangat membantu dan dinantikan masyarakat, mengingat sosialisasi tentang keuangan, digitalisasi keuangan, hingga penukaran uang sangat bermanfaat.
Terlebih, Bank Indonesia (BI) yang bekerjasama dengan TNI AL langsung menyasar ke kawasan terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Kotabaru.
Setelah menyaksikan antusias tinggi masyarakat yang rela antre, Suwanti juga berharap layanan melalui program ERB ini bisa lebih intens lagi digelar. Baik penambahan titik maupun kawasana yang disambangi.
"Tentunya dengan melihat kemanfaatan langsungnya, semoga ke depan bisa lebih banyak lagi digelar," ucap suwanti.
Diketahui program ERB di Kotabaru menyasar lima titik kawasan 3T, masing-masing di Pulau Matasirih, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Pulau Laut Timur.
Layanan yang paling diminati masyarakat adalah penukaran uang, karena layanan ini jarang ada di setiap daerah apalagi kawasan terpencil.
Sementara itu, diungkapkan Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Haris Munandar, Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bentuk nyata sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL.
Terutama dalam menjaga kedaulatan rupiah, sekaligus memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses terhadap uang layak edar.
"Rupiah bukan sekadar alat pembayaran yang sah, tetapi juga simbol kedaulatan negara dan identitas bangsa," pungkasnya. (AOL)