TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Denpasar tetap membuka sambungan baru untuk masyarakat setiap tahunnya.
Tahun 2026 ini, Perumda menyediakan sebanyak 1.300 sambungan baru.
Hal itu diungkapkan oleh Dirut Perumda Air Minum, I Putu Yasa, Senin 15 Juli 2026.
Menurut Putu Yasa, sambungan baru yang dibuka memang tidak banyak.
Baca juga: Air Hujan dan Air Laut Akan Jadi Solusi Krisis Air Bersih di Badung, Ini Skema Perumda
Hal ini mengingat sampai saat ini, Perumda masih mengalami keterbatasan sumber air baku.
Sehingga pihaknya saat ini fokus pada penurunan NRW atau tingkat kebocoran air.
"Karena keterbatasan air baku, kami belum bisa meningkatkan sambungan baru lebih banyak. Tahun ini kurang lebih 1.300 sambungan baru. Fokus kami menekan NRW," paparnya.
Ia pun menyebut, selama ini, sambungan baru yang dibuka berkisar antara 1.300 hingga 1.500.
Sedangkan untuk permintaan sambungan baru, ia juga menyebut tak terlalu tinggi.
"Paling permintaannya sampai 2.000-an, tidak terlalu tinggi," paparnya.
Dari 2.000-an permintaan sambungan baru, pihaknya memilih secara selektif.
Di mana yang diterima adalah daerah-daerah yang bisa dilayani dengan air yang masih normal.
Jika permintaan datang dari daerah yang pengalirannya kerap mengalami gangguan, dirinya mengaku belum menerimanya dan fokus pada peningkatan layanan yang sudah ada.
Sedangkan untuk penurunan NRW, dalam setahun pihaknya menargetkan bisa turun antara 0,5 hingga 1 persen per tahun. (*)