Andreas Hugo PDI Perjuangan Sebut Aksi Demonstrasi Mahasiswa Bentuk Alarm untuk Pemerintah
Ahmad Sabran June 15, 2026 02:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pareira, angkat bicara mengenai demonstrasi mahasiswa pada hari jumat, 12 Juni 2026 kemarin

Dalam keterangannya pada wartawan, ia mengatakan jika demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin oleh UUD 1945 (ps. 28E ayat 3)

"bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat". 

"Demonstrasi yang terjadi dalam beberapa hari ini merupakan bentuk ekspresi kebebasan untuk berkumpul dan mengeluarkan pendapat," ujarnya dalam keterangan tertulis pada wartawan 14 Juni 2026

Ia juga menyebut, berbagai kalangan yang ikut serta mulai dari mahasiswa hingga pengemudi gojek merupakan aspirasi yang "genuine" dari masyarakat.

Baca juga: Kapolda Minta Jajarannya Amankan Jalur Presiden Jerman dari Demo Mahasiswa

"Demonstrasi Jumat, 12/6 merupakan bentuk kebebasan berkumpul dan mengeluarkan pendapat yang "genuine", diwakili oleh mahasiswa dan pengemudi ojek," tuturnya

"Tuntutannya sederhana; turunkan harga BBM, Revisi program2 unggulan pemerintah; MBG dan Koperasi Merah Putih, yang menyedot porsi besar APBN dan tolak militerisasi yang mengancam kelangsungan demokratisasi yang merupakan buah perjuangan reformasi 1998," lanjutnya

Menurutnya, selanjutnya yang perlu dipertanyakan adalah respon dari pemerintah dan aspirasi masyarakat ini merupakan alarm bagi pemerintah saat ini.

Baca juga: 6.675 Personel Keamanan Jaga Aksi Demo Mahasiswa di DPR/MPR RI, Monas hingga Bundaran HI

"Persoalannya, apakah pemerintah mau mendengarkan atau tidak? Ini adalah alarm serius untuk pemerintah," tegasnya

"Ditengah tingkat kepercayaan terhadap pemerintah yang cenderung menurun, kalau alarm ini tidak direspon dengan kebijakan2 yang mengarah pada perbaikan, bukan tidak mungkin ini akan berkembang lebih jauh," kata Andreas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.