Awas Macet! Demo di Monas Jakarta Hari Ini Senin 15 Juni 2026, Ini Alternatif Jalur Lain 
Galuh Palupi June 15, 2026 03:08 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Warga Jakarta, simak alternatif jalan antisipasi kemacetan akibat demo mahasiswa di Kawasan Monas tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Senin 15 Juni 2026.

Demo ini menurut rencana diikuti oleh BEM Universitas Bung Karno dan Aliansi Perisai.

Kawasan Monas diprediksi bakal mengalami kemacetan jika demo berlangsung.

Warga yang hendak melintas di Kawasan demo diminta mengantisipasi dengan mencari jalur alternatif lain.

Berikut jalan alternatif yang bisa digunakan untuk mengantisipasi demo:

AKSI UNJUK RASA - Ilustrasi. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia dan mahasiswa dari kampus lain, akan melakukan unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Polda Metro Jaya menyiagakan 4.151 personel gabungan Polri/TNI untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa di Bundaran HI.
AKSI UNJUK RASA - Ilustrasi. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia dan mahasiswa dari kampus lain, akan melakukan unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Polda Metro Jaya menyiagakan 4.151 personel gabungan Polri/TNI untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa di Bundaran HI. (Tribunnews.com/Jeprima)

1. Arah Selatan

Baca juga: Siang Ini! Bundaran HI Jakarta Jadi Titik Temu Demo Besar-besaran Aliansi Perisai dan Elemen Sipil

Bagi pengendara dari kawasan Blok M, Senayan, atau Semanggi yang hendak menuju Jakarta Pusat bagian timur, dapat menghindari koridor Thamrin-Monas.

Alternatifnya:

  • Melalui Semanggi - Jalan Jenderal Sudirman - Dukuh Atas - Jalan Prof Dr Satrio - Casablanca - Kampung Melayu
  • Melalui Semanggi - Sudirman - Manggarai - Salemba - Matraman
  • Melalui Sudirman - Setiabudi - Menteng melalui Jalan Rasuna Said dan Jalan Diponegoro

2. Arah Timur

Pengendara dari Bekasi, Cawang, atau Rawamangun yang hendak menuju kawasan Tanah Abang dan Palmerah dapat memanfaatkan:

  • Melalui Cawang - Matraman - Pramuka - Salemba - Kramat Raya - Tanah Abang
  • Melalui Rawamangun - Pramuka - Salemba - Jalan KH Wahid Hasyim - Tanah Abang
  • Melalui Matraman - Manggarai - Casablanca - Karet

3. Arah Barat

Bagi pengguna jalan dari Tangerang atau Jakarta Barat yang hendak menuju Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, alternatif yang bisa dipilih antara lain:

  • Melalui Tomang - Slipi - Palmerah - Tanah Abang - Kampung Melayu
  • Melalui Tomang - Slipi - Karet - Casablanca - Cawang
  • Melalui Harmoni - Gunung Sahari - Kemayoran - Cempaka Putih

Baca juga: Tolak Militerisme hingga Makan Bergizi Gratis, Elemen Rakyat Surabaya Demo Kepung Grahadi Sore Ini

Rekayasa Lalu Lintas

Potensi kemacetan demo di Jakarta 12 Juni 2026.
Potensi kemacetan demo di Jakarta 12 Juni 2026. (Kompas.com/Lidia Pratama Febrian)

Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa pada Senin ini rencananya berlangsung sejak pagi hingga siang hari, mulai digelar pukul 09.00 WIB, 10.00 WIB, 11.00 WIB, dan berlanjut pukul 13.00 WIB.

Demo Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga akan digelar di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. 

Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Demonstrasi lain akan digelar pukul 13.00 WIB di Jalan Kwitang Raya Senen oleh massa dari BEM Seluruh Indonesia Provinsi Jambi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.

Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta jumlah massa yang hadir.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn, Senin.

Tuntutan BEM UBK

Baca juga: Tanggapan Pertamina Pasca-Demo Mahasiswa di Kupang Tuntut Harga BBM Turun, Pasokan SPBU Tetap Normal

Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, M Abdi Maludin, mengatakan situasi nasional saat ini menjadi alasan utama mahasiswa memutuskan membawa aspirasi langsung ke depan Istana Negara.

"Kita melihat kondisi negara hari ini sangat terpuruk, bahwasanya negara ini sedang tidak baik-baik saja," kata Abdi, Minggu (14/6/2026).

Dalam aksi yang dipusatkan di depan Istana Negara, mahasiswa menyiapkan enam poin tuntutan utama yang akan disampaikan kepada pemerintah, yaitu:

  • Menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
  • Meninjau kembali Undang-Undang Kepolisian RI.
  • Menghentikan militerisme dan menegakkan supremasi sipil.
  • Mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.
  • Menjamin hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau.
  • Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga BBM yang dinilai membebani masyarakat.
    (Tribun Style/Tribunnews/Nuryanti)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.