TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Jumlah penerima manfaat Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Batang Hari terus bertambah dan kini mencapai 30.225 jiwa, Senin (15/6/2026).
Data tersebut berasal dari 13 dapur SPPG yang telah beroperasi di sejumlah wilayah Kabupaten Batang Hari. Meski demikian, masih terdapat dua kecamatan yang belum memiliki SPPG yang berjalan, yakni Kecamatan Maro Sebo Ilir dan Bajubang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Batang Hari, A Kurniadi, mengatakan jumlah penerima manfaat saat ini didominasi oleh kalangan pelajar.
Ia menyebut, dari total 30.225 penerima manfaat, sebanyak 25.511 orang merupakan anak sekolah. Selain itu terdapat 3.009 balita, 369 ibu hamil, dan 1.336 ibu menyusui yang juga menerima manfaat dari program tersebut.
"Untuk posisi hari ini, jumlah penerima manfaat program SPPG di Kabupaten Batang Hari mencapai 30.225 jiwa," katanya.
Menurutnya, angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan bertambahnya dapur SPPG yang mulai beroperasi di daerah tersebut.
Saat ini, pembangunan beberapa dapur SPPG di Kecamatan Maro Sebo Ilir dan Bajubang masih terus berproses. Pemerintah daerah berharap fasilitas tersebut dapat segera beroperasi sehingga cakupan layanan program gizi semakin luas.
"Masih ada dua kecamatan yang belum memiliki SPPG yang berjalan, yaitu Maro Sebo Ilir dan Bajubang. Namun progres pembangunan beberapa dapur di sana sedang berjalan" jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan dapur SPPG baru nantinya akan berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah penerima manfaat, khususnya bagi kelompok sasaran yang belum terjangkau layanan saat ini.
Ia juga mengatakan tim satuan tugas terus melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional guna mempercepat proses fasilitasi calon-calon SPPG yang akan beroperasi.
"Ketika jumlah unit SPPG bertambah, tentu penerima manfaat juga akan bertambah," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari optimistis seluruh kecamatan dapat segera terlayani program tersebut sehingga manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
"Kami di satgas terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar calon-calon SPPG yang akan berjalan dapat difasilitasi sehingga bisa segera melakukan kegiatan," pungkasnya. (Tribun Jambi/Khusnul Khotimah)
Baca juga: Harga Sembako di Muaro Jambi Melonjak, Imbas Harga BBM Naik dan Melemahnya Rupiah
Baca juga: Antrean Solar Mengular di Sejumlah SPBU Kota Jambi, Sopir Truk Rela Tunggu hingga 5 Jam