TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pertandingan menarik tersaji di grup G Piala Dunia 2026. Belgia akan bertemu dengan Qatar.
Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung ketat meski Belgia tetap diunggulkan.
Terkait pertandingan yang direncanakan berlangsung Selasa (16/6/2026) tersebut Wakil Chelsea FC Indonesia Supporters Club (CISC) Wilayah Pekanbaru, Devidly dengan lugas menyebutkan Belgia akan keluar sebagai pemenang.
Menurutnya, Belgia punya komposisi pemain yang mumpuni. Dengan sejumlah pemain yang bermain di Liga Eropa. Itu jadi jaminan Belgia akan mampu mengungguli Mesir.
"Prediksi menang Belgia. Dilihat dari komposisi pemain lebih unggul. Namun, sepakbola bisa tidak terprediksi di saat mereka bertandingan dilapangan," ungkap Devid.
Menurutnya, sejumlah Belgia bermain di liga Inggris serta kompetisi eropa lainnya Secara statistik Belgia juga sangat diunggulkan.
Beberapa nama yang patut mendapat perhatian yakni Courtois kiper Belgia. Kemudian juga ada de Bryune sebagai penyerang hebat di Belgia.
"Dan de Bryune diperkirakan menjadi pemain yang akan menonjol pada pertandingan nanti
Laga ini diprediksi menjadi pertandingan penentu juara Grup G. Belgia dan Mesir dianggap sebagai dua tim terkuat di grup yang juga dihuni Iran dan Selandia Baru. Tim yang menang akan berada di posisi ideal untuk lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Belgia masih diperkuat generasi berpengalaman seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Youri Tielemans.
Jeremy Doku menjadi senjata utama dari sisi sayap berkat kecepatan dan kemampuan dribelnya.
Belgia datang dengan catatan tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir dan bertekad menebus kegagalan di Piala Dunia 2022.
Sementara Mesir bertumpu pada Mohamed Salah dan Omar Marmoush sebagai sumber kreativitas dan gol.
Mesir belum pernah memenangkan pertandingan di putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah mereka.
Pelatih Hossam Hassan percaya timnya mampu memberi kejutan dan bahkan menganggap laga-laga melawan Iran serta Selandia Baru lebih menentukan untuk peluang lolos.
Meski bermain di posisi berbeda, keduanya adalah pemain yang paling berpengaruh bagi tim masing-masing. Kreativitas De Bruyne akan menjadi motor serangan Belgia, sementara Salah adalah ancaman terbesar Mesir dalam transisi dan serangan balik.
Kecepatan Doku berpotensi menjadi masalah besar bagi pertahanan Mesir yang cenderung bermain lebih dalam dan menunggu kesempatan menyerang balik.
Belgia bisa menguasai bola dan menyerang melalui kombinasi Bruyn - Doku - Lukaku. Belgia juga akan nenekan tinggi sejak awal untuk mendapatkan gol cepat. Memiliki kualitas individu yang lebih merata di hampir semua lini.
Sementara Mesir cenderung bermain lebih pragmatis. Mengandalkan kecepatan Salah dan Marmoush saat melakukan serangan balik. Akan berusaha menjaga skor tetap ketat selama mungkin.
Meski Belgia lebih diunggulkan, banyak analis memperkirakan pertandingan berlangsung ketat. Beberapa model prediksi bahkan menunjukkan selisih peluang yang tidak terlalu jauh antara kedua tim.
Mesir memiliki kualitas untuk merepotkan Belgia, terutama melalui Salah dan Marmoush. Namun kedalaman skuad, pengalaman di level elite Eropa, dan kualitas lini tengah membuat Belgia sedikit lebih unggul untuk mengamankan tiga poin pertama. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)