TRIBUNTRENDS.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), termasuk Pertamax yang kembali mengalami penyesuaian harga dalam beberapa waktu terakhir, ikut memberikan dampak berantai terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Biaya distribusi meningkat, harga bahan baku ikut terdorong naik, hingga banyak pelaku usaha kuliner yang terpaksa menyesuaikan harga jual demi menjaga kelangsungan usaha.
Di tengah kondisi tersebut, keberadaan warung makan yang masih menawarkan harga ramah di kantong tentu menjadi angin segar bagi masyarakat.
Salah satunya adalah Bakso & Mie Ayam Merdeka yang berlokasi di Jl. Ir. Juanda, Beji, Bejen, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini masih menjual semangkuk mie ayam dengan harga hanya Rp 6.000.
Harga tersebut terbilang langka di era sekarang, ketika sebagian besar mie ayam di berbagai daerah sudah dibanderol mulai Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per porsi.
Baca juga: Efek Domino Harga Pertamax Meroket Rp16.250, Warga Karanganyar Mulai Lirik Kendaraan Listrik
Meski tetap menjaga harga agar terjangkau, pihak Bakso & Mie Ayam Merdeka mengaku tidak bisa sepenuhnya menghindari dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
Jhon, salah satu karyawan Bakso Merdeka, mengungkapkan bahwa harga mie ayam yang saat ini dijual Rp 6.000 sebenarnya sudah mengalami penyesuaian dibanding saat awal usaha berdiri.
"Awal buka itu tahun 2020, awalnya harganya masih Rp 5.000, tapi sekarang apa-apa udah naik termasuk bahan bakunya, jadi mau nggak mau harganya juga kita naikin sedikit jadi Rp 6.000," tutur Jhon, karyawan dari Bakso Merdeka dikutip TribunTrends, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, kenaikan tersebut dilakukan seminimal mungkin agar pelanggan tetap bisa menikmati makanan dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas yang diberikan.
Tak hanya mie ayam biasa, Bakso & Mie Ayam Merdeka juga menyediakan berbagai pilihan menu dengan harga yang relatif murah.
Daftar Makanan
Baca juga: Warga Karanganyar Khawatir BBM Subsidi Bakal Langka, Antrean Pertalite Mengular Imbas Pertamax Naik
Daftar Minuman
Dengan harga tersebut, pelanggan masih bisa menikmati makan lengkap beserta minuman hanya dengan kisaran Rp 9.000 hingga Rp 14.000.
Lokasinya yang berada di kawasan Bejen, Karanganyar, tepat di depan SD Negeri 2 Bejen, membuat warung ini cukup mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja hingga warga sekitar.
Di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan berbagai kebutuhan hidup, warung-warung sederhana seperti ini menjadi bukti bahwa masih ada pelaku usaha yang berusaha menjaga keseimbangan antara keuntungan usaha dan daya beli masyarakat.
Bagi warga yang ingin mencicipi menu andalan Bakso & Mie Ayam Merdeka, warung ini melayani pelanggan sejak pagi hingga malam hari.
"Bukanya dari jam 10 pagi sampai jam 8 malam," katanya.
Dengan jam operasional yang cukup panjang, pelanggan memiliki banyak pilihan waktu untuk menikmati semangkuk mie ayam hangat atau bakso dengan harga yang tetap bersahabat.
Baca juga: Kata Satgas MBG Soal 50 SPPG di Karanganyar & Solo Berhenti Beroperasi: Transisi, Pusat Sedang Heboh
Namun bagi banyak masyarakat, terutama pelajar, pekerja harian, dan keluarga dengan anggaran terbatas, harga tersebut memiliki arti besar.
Bakso & Mie Ayam Merdeka menunjukkan bahwa di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat, masih ada ruang bagi kuliner rakyat yang terjangkau.
Sebuah pengingat bahwa semangkuk mie ayam hangat bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)