TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia mendorong pemanfaatan media ajar digital dan AI di SMAN 15 Bandar Lampung.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia sebagai narasumber dalam In-House Training (IHT) yang diselenggarakan SMAN 15 Bandar Lampung pada 13–14 Juni 2026.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut, para guru mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan media ajar digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.
Materi tersebut disampaikan oleh dua dosen terbaik Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Dr. E. Ngestirosa EWK., M.A. dan Dr. Afrianto, M.Hu, Minggu (14/6/2026).
Kepala SMAN 15 Bandar Lampung Maria Habiba, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas guru melalui kegiatan pelatihan yang relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan saat ini.
“Transformasi pendidikan menuntut guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital,” urai Maria Habiba.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan institusi terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.
Dalam sesi pelatihan, Dr. E. Ngestirosa EWK., M.A. memaparkan berbagai strategi dan praktik pengembangan media ajar digital yang dapat membantu guru menyajikan materi pembelajaran secara lebih menarik dan efektif.
Sementara itu, Dr. Afrianto, M.Hum. menyajikan materi mengenai pembuatan video animasi pembelajaran untuk mendukung pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan.
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung menggunakan berbagai perangkat digital dan aplikasi berbasis AI sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Teknokrat Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum , perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.
“Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A menyatakan, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan merupakan kebutuhan penting bagi tenaga pendidik di era transformasi digital.
“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat yang membantu guru bekerja lebih efektif, kreatif, dan produktif," ujarnya.
"Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah-sekolah dalam meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi pendidikan agar kualitas pembelajaran semakin maju dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” sambung dia.
Hal ini juga sejalan dengan program Kampus Berdampak serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wujud nyata kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung transformasi pendidikan di daerah.
Melalui kegiatan In-House Training ini, diharapkan para guru SMAN 15 Bandar Lampung semakin siap mengintegrasikan teknologi digital dan AI dalam proses pembelajaran, sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih inovatif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 15 Bandar Lampung dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)