TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj Hesnidar Haris, SE, atau yang akrab disapa Hesti Haris, kembali menyosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat. Kali ini, kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Muaro Jambi, Senin (15/6/2026) pagi.
Sosialisasi tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty Bambang Bayu Suseno, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono, S.Sos., M.T, para penyuluh agama, kader PKK, serta undangan lainnya.
Acara diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta mengikuti sholawat dengan penuh kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Hesti Haris menegaskan bahwa Gerakan Jambi Bersholawat merupakan inisiatif keagamaan TP PKK Provinsi Jambi untuk memperkuat nilai-nilai religius, moral, dan spiritual masyarakat, dimulai dari lingkup keluarga.
“Gerakan Jambi Bersholawat adalah bentuk komitmen TP PKK Provinsi Jambi dalam memperkuat nilai religius di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan mental spiritual dan penguatan karakter keluarga,” ujar Hesti Haris.
Ia menjelaskan, gerakan ini digulirkan sebagai wadah untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai gotong royong yang berlandaskan ajaran agama. Selain itu, kegiatan bersholawat juga diharapkan menjadi sarana syiar Islam yang mampu mempererat ukhuwah Islamiyah hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Hesti Haris menambahkan, sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat telah dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dan akan terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Muaro Jambi untuk bersama-sama bersholawat, terus belajar, dan menggali ilmu agama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Jambi juga menyalurkan 615 buku panduan Belajar Mandiri metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an kepada 41 penyuluh agama se-Kabupaten Muaro Jambi. Setiap penyuluh menerima masing-masing 15 buku.
Menurut Hesti Haris, keberlanjutan Gerakan Jambi Bersholawat menjadi langkah penting dalam menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ketahanan spiritual masyarakat di tengah tantangan sosial dan perubahan zaman.
“Program ini akan terus dilaksanakan sebagai wadah memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mempererat ukhuwah Islamiyah masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif era digital yang berpotensi menggerus nilai norma dan etika.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menjadi benteng spiritual bagi generasi muda, sebagai sarana edukasi untuk melindungi generasi penerus dari krisis akhlak dan dampak negatif perkembangan zaman,” tuturnya.
Selain memperkuat syiar Islam, Hesti Haris menyebut Gerakan Jambi Bersholawat juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari wisata religi di Provinsi Jambi.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Budhi Hartono menyatakan bahwa bersholawat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat nilai keagamaan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Melalui lantunan sholawat, kita berharap dapat membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak. Penguatan nilai spiritual sangat penting sebagai benteng moral bagi keluarga dan generasi kita,” ujar Bupati.
Bupati berharap Gerakan Jambi Bersholawat dapat semakin dipahami, diterima, dan dilaksanakan secara luas di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas desa dan kelurahan.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty Bambang Bayu Suseno mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan Jambi Bersholawat merupakan langkah mulia untuk membersihkan hati serta memperkuat nilai spiritual, moral, dan akhlak mulia dalam keluarga.
Ia juga meyakini gerakan ini mampu membentengi generasi penerus dari pengaruh negatif era modern sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Muaro Jambi yang religius, rukun, dan sejahtera.
“PKK memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan keluarga. Saya mengimbau seluruh ketua TP PKK kecamatan dan desa agar mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Ririn. (*)
Baca juga: Mahasiswa Jambi Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Program MBG dan UU TNI-POLRI
Baca juga: Penampakan Kantor Yayasan Nuansa Mitra Sejati Milik 1 Polisi Jambi yang Dilaporkan 11 Dapur SPPG