TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dato Iba, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (15/6/2026) sore.
Pantauan TribunKaltim.co, kobaran api dengan cepat membesar dan merembet, memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat.
Menurut kesaksian salah seorang warga di lokasi kejadian, titik api pertama kali terlihat muncul dari salah satu hunian yang berada di bagian belakang pemukiman.
"Awalnya api dari rumah bagian belakang, Mas. Kalau penyebab persisnya kenapa bisa sampai terbakar, saya kurang tahu," ujarnya dengan nada panik di lokasi kejadian.
Baca juga: Kebakaran Di Samarinda Hanguskan Warung Makan dan Sembako, Diduga Akibat Ledakan Kompor
Pantauan TribunKaltim.co di lapangan menunjukkan citra visual yang mencekam.
Mayoritas bangunan di kawasan tersebut didominasi oleh material kayu yang sudah berumur, membuat si jago merah dengan sangat mudah memporak-porandakan bangunan dan menjalar ke dinding-dinding rumah di sekitarnya.
Situasi kian diperparah oleh kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi ke angkasa, membatasi jarak pandang di sekitar area terdampak.
Upaya penjinakan api menghadapi kendala besar di sektor hulu. Akses jalan menuju titik api yang terbilang sangat sempit dan dipadati warga yang menonton membuat armada besar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda serta unit portabel para relawan sempat kesulitan masuk ke zona inti.
Petugas terus melakukan pengepungan sisa api dari berbagai sisi guna melokalisasi rambatan serta mengurai kepulan asap tebal agar tidak menyesakkan warga sekitar.
Belum diketahui pasti total kerugian materiil maupun ada tidaknya korban jiwa dalam musibah ini. (*)