Bupati Michael Thungari Tinjau Wilayah Terdampak Gempa di Sangihe, Pastikan Bantuan akan Disalurkan
Frandi Piring June 15, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - SANGIHE - Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe Cherry Soeyoenus, meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang beberapa daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (8/6/2026) lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kondisi masyarakat pascabencana sekaligus menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak.

Sebelumnya, Bupati bersama rombongan telah mengunjungi tiga kampung di Kecamatan Kepulauan Marore, yakni Kampung Matutuang, Kawio, dan Marore.

Dalam agenda tersebut, turut hadir tim asesmen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang melakukan verifikasi kerusakan dan identifikasi kebutuhan warga.

Di wilayah daratan Sangihe, dua kampung tercatat mengalami dampak cukup besar akibat gempa yang terjadi pekan lalu, yakni Kampung Simueng di Kecamatan Tabukan Selatan dan Kampung Utaurano di Kecamatan Tabukan Utara.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari saat tinjau lokasi terdampak gempa
PEMKAB SANGIHE - Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, Cherry Soeyoenus saat berkunjung di Kampung Simueng - Kecamatan Tabukan Selatan dan Kampung Utaurano - Kecamatan Tabukan Utara sekaligus memberikan bantuan kepada warga, Senin (15/6/2026) siang. Bupati dan jajaran merencakan akan meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang beberapa wilayah Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (8/6/2026) lalu.

Data sementara menunjukkan di Kampung Simueng terdapat 39 kepala keluarga atau sekitar 140 jiwa yang terdampak.

 Sebanyak 35 rumah mengalami kerusakan berat, empat rumah rusak ringan, serta satu rumah ibadah turut mengalami kerusakan.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp720 juta.

Selain kerusakan bangunan, warga juga membutuhkan bantuan mendesak berupa makanan siap saji, obat-obatan, serta perlengkapan bayi.

Sementara itu, di Kampung Utaurano, sebanyak 42 bangunan terdampak gempa.

Rinciannya terdiri dari 38 rumah warga dan empat fasilitas umum. 

Dari rumah yang terdampak, lima mengalami kerusakan ringan, 35 rusak sedang, dan dua rusak berat. Dua bangunan sekolah serta dua rumah ibadah juga mengalami kerusakan sedang.

Sebanyak 108 warga terdampak di kampung tersebut. Untuk sementara, dua keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat terpaksa mengungsi dan tinggal di rumah kerabat maupun warga sekitar.

Dalam dialog bersama masyarakat, Michael Thungari memastikan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

“Bantuan yang saat ini disalurkan meliputi terpal, matras, tikar, dan bahan kebutuhan pokok. Untuk rumah rusak sedang diberikan matras, tikar dan bahan pokok, sedangkan rumah rusak ringan mendapat bantuan bahan pokok,” ujar Bupati Michael.

Bupati Sangihe Michael Thungari kunjungi warga terdampak gempa
PEMKAB SANGIHE - Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, Cherry Soeyoenus saat berkunjung di Kampung Simueng - Kecamatan Tabukan Selatan dan Kampung Utaurano - Kecamatan Tabukan Utara sekaligus memberikan bantuan kepada warga, Senin (15/6/2026) siang. Bupati dan jajaran merencakan akan meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang beberapa wilayah Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (8/6/2026) lalu.

Ia menjelaskan, tim teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan melakukan pendataan lanjutan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan sedang maupun berat.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar pengajuan bantuan ke pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Bupati juga meminta para Kapitalaung memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam) untuk membantu penanganan kerusakan ringan yang dialami warga maupun rumah ibadah.

“Kalau hanya retak atau kerusakan ringan lainnya, saya berharap APBKam dapat digunakan untuk membantu perbaikan rumah warga maupun rumah ibadah yang terdampak,” katanya.

Menurut Thungari, proses verifikasi untuk rumah rusak sedang dan berat diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua bulan sebelum bantuan lanjutan dapat direalisasikan.

Pemerintah saat ini masih mengkaji bentuk bantuan yang akan diberikan, apakah berupa material bangunan atau bantuan dalam bentuk uang.

“Bantuan ini bukan untuk membangun rumah permanen seperti semula, tetapi untuk memastikan rumah warga dapat digunakan kembali dalam kondisi darurat. Biasanya berupa baja ringan, lembar GRC, seng, kayu, maupun tripleks,” jelasnya.

Di akhir kunjungan, Bupati menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan kepada masyarakat murni merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam penanganan bencana dan tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan politik.

“Dalam minggu ini hampir 500 kepala keluarga akan mendapatkan bantuan. Ini bukan bantuan politik. Jangan menghubungkan bantuan ini dengan politik. Siapa pun yang rumahnya rusak tetap harus mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, Cherry Soeyoenus beri bantuan
PEMKAB SANGIHE - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, Cherry Soeyoenus saat berkunjung di Kampung Simueng - Kecamatan Tabukan Selatan dan Kampung Utaurano - Kecamatan Tabukan Utara sekaligus memberikan bantuan kepada warga, Senin (15/6/2026) siang. Pemkab Sangihe juga merencakan akan meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang beberapa wilayah Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (8/6/2026) lalu.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama BNPB dan BPBD terus mempercepat pendataan serta distribusi bantuan guna memastikan seluruh warga terdampak gempa memperoleh penanganan dan dukungan yang dibutuhkan. (Edu)

Baca juga: Korban Gempa di Sangihe Segera Terima Bantuan, Bupati Michael Thungari Fokus Percepatan Pemulihan

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.