Pemkab Trenggalek Lakukan Aksi Bersih-bersih Pantai Cengkrong di Watulimo
Rendy Nicko June 15, 2026 07:46 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Aksi bersih lingkungan terus dilakukan oleh Pemkab Trenggalek dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kali ini Pantai Cengkrong Kecamatan Watulimo menjadi sasaran gerakan nyata agar tetap asri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Trenggalek, Cusi Kurniawati mengungkapkan aksi bersih Pantai Cengkrong yang merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026.

"Selain itu membersihkan Pantai Cengkrong untuk membantu persiapan Sembonyo Pantai Cengkrong dilaksanakan tanggal 17 Juni 2026," ujar Cusi Kurniawati di lokasi, Senin (15/6/2026).

Cusi menerangkan bahwa jumlah peserta yang ikut pada hari ini dan sebanyak 300 lebih.

Baca juga: SPMB Tingkat SMP Jalur Domisili Resmi Dibuka, Antrean Pendaftar di SMPN 1 Ngasem Tembus 150 Peserta

Peserta berasal dari berbagai lapisan, mulai dari ASN, pegiat lingkungan hingga masyarakat sekitar Pantai Cengkrong gotong royong mengumpulkan sampah.

"Selain dari dinas, ada dari Pokdarwis, nelayan, sekolah Adiwiyata, dari unsur forkopimcam dan juga masyarakat sini," paparnya.

Setelah semua terkumpul, masing-masing kelompok ditimbang sampah yang diperoleh. Kemudian dimasukkan ke truk sampah dan dibawa ke TPA.

"Sampai itu nanti ditimbang terus dikasih siapa ya g terbanyak. Kemudian nanti dibawa ke TPA," ulasnya.

Perempuan berkacamata ini mengungkapkan hari ini juga ada launching Tergalak Asri yaitu Aman, sehat, resik dan indah.

Beliau juga menambahkan ini dalam rangka melaksanakan instruksi dari Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri.

Dimana inti SE tersebut menginstruksikan bahwa kabupaten harus melanjutkan action untuk mewujudkan Kabupaten yang aman, sehat, bersih dan indah.

Diantaranya nanti ada kerja bakti, olahraga, sebelum aktif bekerja 30 menit sebelumnya bersih-bersih sekitar tempat kerja.

"Kalau Jumat itu olahraga, kerja bakti, itu yang ia disarankan dan secara umum OPD juga membantu untuk membuktikan itu sesuai dengan kewenangannya masing-masing," tandasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto menerangkan hari ini beserta teman-teman komunitas, dari sekolah, dan teman-teman ASN melakukan aksi nyata peringatan hari lingkungan hidup sedunia. 

Edy mengatakan bahwa sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) tidak hanya pemerintah, melainkan juga seluruh pihak lapisan masyarakat.
 
"Pengelolaan sampah yang tidak baik adalah ancaman bagi dunia dan bagi umat," terang Edy Soepriyanto.

Baca juga: Filosofi Pose Patung Bung Karno di Halaman Istana Gebang Kota Blitar yang Diresmikan Megawati

Pria yang sebentar lagi memasuki masa purna tugas ini mengaku karenanya berbuat dari yang kecil saat ini harus digalakkan.

Yaitu mulai dari rumah tangga harus memilah sampah. Antara sampah organik maupun yang non organik.

"Saat ini dan tidak dibudidayakan terkait dengan pengolahan sampah yang baik. Itu adalah harapan kita semua. Mulai dari rumah tangga untuk kita memilah sampah," tutupnya. 

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.