Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – BEM Soloraya belum menentukan langkah aksi lanjutan terkait sejumlah tuntutan yang sebelumnya disampaikan kepada DPRD Surakarta, Jawa Tengah.
Hingga Senin (15/6/2026) sore, belum ada agenda demonstrasi susulan yang dilakukan elemen masyarakat di Kota Solo.
Koordinator Pusat BEM Soloraya, Ridwan Nur Hidayat, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian dan evaluasi sebelum memutuskan langkah berikutnya.
“Belum. Ini masih mengkaji semua. Sama evaluasi aksi kemarin,” jelasnya.
Sebelumnya, BEM Soloraya menggelar aksi di depan Gedung DPRD Surakarta pada Jumat (12/6/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan dan memberikan batas waktu tiga hari kepada DPRD Surakarta untuk menindaklanjutinya.
Menurut Ridwan, tindak lanjut aksi akan dipertimbangkan apabila kondisi yang menjadi tuntutan mereka belum menunjukkan perubahan.
“Kalau kemarin Solo itu dikasih batas waktu 3 hari dari DPR. Setelah itu akan ada tindak lanjut apabila perekonomian benar-benar belum stabil,” terangnya.
Senin (15/6/2026) menjadi hari terakhir dari tenggat waktu yang diberikan kepada DPRD Surakarta.
“Ini mungkin teman-teman mengkaji bersama dulu. Nanti kalau ada informasi terkait konsol maupun aksi nanti selalu pantau di akun BEM Soloraya saja. Batas waktu 3 hari hari Jumat. Jadi Sabtu, Minggu Senin,” jelasnya.
Baca juga: Aksi BEM Solo Raya di Tugu Kartasura Sukoharjo, Tagih Janji Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dalam aksi yang digelar pekan lalu, BEM Soloraya menyoroti sejumlah isu yang dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.
Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), hingga penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Hingga batas waktu yang ditentukan berakhir pada Senin, BEM Soloraya masih melakukan evaluasi dan kajian internal sebelum memutuskan ada atau tidaknya aksi lanjutan dalam waktu dekat.
Informasi terkait konsolidasi maupun agenda aksi berikutnya akan disampaikan melalui kanal resmi BEM Soloraya.
(*)