Suami Bunuh Istri di Makassar Pelaku Emosi Korban Minta Cerai Lampiaskan Amarah Pakai Badik
Ilham Mulyawan June 15, 2026 09:04 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAKASSAR - Seorang Wanita yang juga pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dibunuh suaminya sendiri, A (23) di sebuah kamar kos di Jl Mannuruki 6, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (14/6/2026) malam.

ANA tewas ebrsimbah darah, dengan luka akibat senjata tajam.

Baca juga: Pegawai Dapur MBG di Makassar Tewas Digorok Suami di Kamar Kosan Polisi Masih Dalami Penyebabnya

Baca juga: KISAH Pilu di Sendana Majene Pengantin Pria Meninggal Dunia Jelang Akad Nikah Adik Jadi Pengganti

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku membunuh istrinya karena sering cekcok dengan korban.

Pembunuhan ini terjadi karena pelaku sudah sangat emosi ketika korban meminta cerai.

"Korban ingin pisah dengan alasan pelaku tidak ada pekerjaan tetap dan sering berbicara kotor kepada pelaku," ungkap Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata kepada wartawan.

Saat pelaku melancarkan serangan menggunakan badik, korban dalam posisi duduk.

Usai terkena tikaman badik di bagian leher, lanjut dia, korban langsung terbaring tak sadarkan diri.

"Kemudian pelaku membalikkan posisi badan korban menghadap ke bawah (tengkurap)," tambahnya.

Saat ini terduga pelaku, A telah diamankan kepolisian beserta barang bukti pisau yang diduga digunakan mengakhiri nyawa istrinya.

Ketua RT 1, RW 4 Kelurahan Mannuruki, M Muzakar (58) menyebutkan pelaku dan korban belum genap setahun tinggal di kamar kos tersebut.

Keduanya juga telah dikaruniai satu anak.

Muzakkar juga tidak tahu apa penyebab pelaku membunuh korban.

"‎Tetangga kamar juga tidak ada mendengar kalau terjadi pembunuhan," tambah Muzakkar.

Jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya badik yang digunakan pelaku.

Alibi Pelaku

A diduga sempat memunculkan alibi bahwa dirinya juga mendapat perlawanan dari korban.

Namun kata Wawan, luka yang ada ditubuh A, bukanlah akibat dari perlawanan korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.