Terekam video seekor anjing peliharaan diduga melahap seluruh piring berisi daging di sebuah restoran BBQ. Video ini pun memicu kecaman pelanggan akan kebersihan alat dan makanan di resto tersebut.
Keamanan pangan sangat penting diperhatikan di restoran. Hal ini bertujuan untuk melindungi kesehatan pelanggan dari kontaminasi silang, sekaligus menjaga reputasi bisnis dan memenuhi kewajiban hukum atau regulasi pemerintah.
Namun, dalam praktiknya, banyak restoran yang mengabaikan keamanan pangan tersebut hingga memicu kekhawatiran pelanggan dan merusak kepercayaan publik.
Baru-baru ini sebuah restoran BBQ di Hengyang, Proinsi Hunan, China menjadi sorotan atas kasus penyimpangan keamanan pangan tersebut. Menurut laporan mustsharenenews.com (14/6), insiden ini terjadi di salah satu cabang restoran Hunan Qian Duo Duo Ban Fei Shou Catering Chain Co., Ltd.
Dalam unggahan video yang tersebar di media sosial menunjukkan seekor anjing peliharaan diduga melahap hampir semua daging dari salah satu wadah makanan. Jika dilihat dari cuplikan video, di tengah-tengah meja makan pelanggan memang ada sebuah gerobak berisi berbagai macam bahan makanan dan alat untuk BBQ. Anjing peliharaan tersebut pun menghampiri gerobak tersebut, termasuk wadah berisi daging yang seharusnya ditujukan untuk pelanggan.
Sepanjang kejadian itu, para staf restoran sama sekali tidak menyadari kehadiran anjing berwarna putih ini.
Anjing peliharaan ini diduga mengambil daging di restoran. Foto: Hurlui
|
Video yang telah mengumpulkan 500.000 penyuka (likes) dan 100.000 komentar menjadi viral dan memicu memicu kekhawatiran banyak orang terkait kebersihan pangan di restoran.
Banyak yang mempertanyakan mengapa tempat tersebut mengizinkan hewan peliharaan masuk ke dalam area makan. Beberapa netizen juga menyerukan pelarangan hewan peliharaan di gedung atau tempat komersial.
Menanggapi situasi yang mengkhawatirkan, pihak restoran BBQ di cabang Hengyang menghentikan operasional mereka selama satu hari untuk melakukan sanitasi di seluruh area. Pihak manajemen juga mengganti seluruh peralatan makan dan staff juga menjalani pelatihan ulang.
Menurut laporan terbaru, sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak restoran menghubungi para pelanggan yang terdampak. Mereka menawarkan mengatur dan membiayai pemeriksaan rumah sakit guna memberikan ketenangan pikiran kepada pelanggan.
Setelah kejadian ini, restoran menghancurkan piring dan meninjau ulang sistem. Foto: Hurlui
|
Restoran tersebut juga menerapkan kebijakan larangan membawa anjing, kecuali memang ada anjing pemandu bersertifikat.
Usai kejadian ini menjadi heboh, pemilik anjing tersebut juga meminta maaf dan menawarkan kompensasi kepada para pengunjung restoran. Menurut pengakuannya, anjingnya sudah diikat ke kaki meja, tetapi hewan itu berhasil melarikan diri ketika pemiliknya pergi ke kamar mandi.
Setelah mengetahui hal ini, pemilik ajing segera meminta maaf dan mengembalikan uang pelanggan. Ia juga mendesak netizen untuk berhenti mengkritik restoran tersebut.
Dalam menanggapi kritik, pihak perusahaan restoran mengakui kelalaian tersebut. Mereka juga berjanji akan mengambil langkah-langkah perbaikan.







