Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Beri Arahan Ini
Rendy Nicko June 15, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan arahan khusus kepada seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 saat memimpin Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Nganjuk di Alun-alun setempat, Senin (15/6/2026).

Di hadapan 1.130 petugas sensus yang akan diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk, Kang Marhaen -sapaan Bupati- menegaskan keberhasilan sensus sangat ditentukan oleh kedisiplinan, profesionalisme, dan integritas petugas di lapangan.

Menurutnya, Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sehingga hasilnya akan menjadi rujukan berbagai kebijakan pembangunan dalam jangka panjang.

"Hari ini sudah dimulai Sensus Ekonomi. Ini kegiatan yang luar biasa penting karena hanya dilaksanakan sepuluh tahun sekali. Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh petugas, yang pertama adalah disiplin. Disiplin merupakan modal dasar dalam setiap pekerjaan," tegasnya. 

Baca juga: Pengasuh Ponpes Bululawang Malang Ditahan dan Jadi Tersangka

Ia mengingatkan bahwa para petugas yang terpilih merupakan orang-orang terbaik yang berhasil lolos dari ribuan pendaftar sehingga harus menunjukkan kualitas kerja yang maksimal.

"Jangan menganggap remeh pekerjaan ini karena output yang dihasilkan selama dua bulan ke depan sangat dibutuhkan negara," ujarnya.

Selain disiplin, Bupati Marhaen juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data responden. 

Menurutnya, seluruh informasi yang diperoleh petugas di lapangan harus dijaga dan tidak boleh disalahgunakan.

"Jangan sampai data yang diperoleh disampaikan kepada pihak yang tidak berkepentingan. Karena data yang diperoleh adalah rahasia. Karena itu petugas harus profesional dan bertanggung jawab," ujarnya. 

Kang Marhaen menjelaskan data sensus memiliki peran penting dalam memastikan berbagai program bantuan dan pembangunan pemerintah tepat sasaran. 

Dia menilai masih banyak masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum tercatat dalam basis data pemerintah.

"Banyak masyarakat yang sebenarnya membutuhkan bantuan tetapi belum menerima apa pun. Di sinilah pentingnya data yang akurat. Jangan sampai biaya besar yang dikeluarkan pemerintah salah sasaran hanya karena data yang tidak valid," urainya. 

Dia menyatakan hasil sensus nantinya bakal menjadi potret nyata kondisi perekonomian Kabupaten Nganjuk.

Termasuk sektor-sektor unggulan seperti pertanian dan bawang merah yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

"Tahun lalu, PDRB Kabupaten Nganjuk mencapai puluhan triliun rupiah dan sektor terbesar masih berasal dari pertanian, khususnya bawang merah. Melalui sensus ini kita bisa melihat lebih jelas kondisi ekonomi masyarakat dan perkembangan sektor-sektor unggulan daerah," terangnya. 

Baca juga: Gelombang 2,5 Meter Membuat Nelayan Prigi Trenggalek Enggan Melaut, Pilih Membenahi Peralatan Melaut

Kang Marhaen juga mengingatkan petugas agar membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. 

Pasalnya keberhasilan pendataan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga pendekatan humanis kepada responden.

Bupati juga meminta para petugas menjalin koordinasi dengan kepala desa, perangkat desa, RT, RW, dan tokoh masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar. 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.